Ternate Diguncang 83 Gempa Susulan, 8 Kali Dirasakan Warga

Kompas.com - 15/11/2019, 14:02 WIB
Gempa tektonik M 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis, (14/11/2019) pukul 23.17.41 WIB. BMKG sempat mengeluarkan peringatan waspada tsunami, yang kemudian dinyatakan berakhir pada Jumat (15/11/2019) pukul 1.45 WIB. Gempa tektonik M 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis, (14/11/2019) pukul 23.17.41 WIB. BMKG sempat mengeluarkan peringatan waspada tsunami, yang kemudian dinyatakan berakhir pada Jumat (15/11/2019) pukul 1.45 WIB.

TERNATE, KOMPAS.com - Wilayah Kota Ternate, Maluku Utara dan sekitaranya diguncang gempa bumi susulan sebanyak 83 kali, pasca gempa bumi magnitudo 7,1 pada Kamis (14/11/2019) malam.

Dari 83 kali gempa bumi susulan tersebut, tercatat 8 kali gempa yang dirasakan oleh masyarakat hingga Jumat (15/11/2019) siang.

Taufan Taufik, staf operasional pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate mengatakan, dari total gempa susulan tersebut, kekuatannya bervariasi.

Gempa susulan yang paling besar magnitudo 6,1. Sementara yang paling kecil magnitudo 3,2.

Baca juga: Sebanyak 22 Bangunan di Ternate Rusak Ringan akibat Gempa Magnitudo 7,1

“Untuk pusat gempa masih di laut Maluku di utara Pulau Mayau,” kata Taufan di Kantor BMKG Ternate, Jumat.

Gempa hari ini disebabkan adanya aktivitas pergeseran lempeng di laut Maluku.

“Di Laut Maluku kan terdapat tiga lempeng, aktivitas lempeng ini yang menyebabkan gempa bumi,” ujar Taufan.

BMKG masih akan terus memantau gempa-gempa susulan, mengingat suatu gempa bumi besar untuk bisa kembali ke dalam keadaan stabil, membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

“Pergeseran untuk mencapai titik stabil ini yang kita sebut gempa-gempa susulan dan ini membutuhkan waktu,” kata Taufan.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Maluku Utara agar terus memperbarui informasi terkait gempa dari sumber resmi.

Masyarakat diharapkan tidak terpancing dengan isu atau provokasi yang sumbernya belum dapat ditentukan kebenarannya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Sampai 15 Menit, 200 Masker Ludes Dibagikan ke Pengendara

Tak Sampai 15 Menit, 200 Masker Ludes Dibagikan ke Pengendara

Regional
Tahanan Polres Bukittinggi Diisolasi karena Istrinya yang Hamil 8 Bulan Meninggal Positif Covid-19

Tahanan Polres Bukittinggi Diisolasi karena Istrinya yang Hamil 8 Bulan Meninggal Positif Covid-19

Regional
Tingkat Okupasi Drop, Pengusaha Hotel di Tegal Minta Keringanan Pajak

Tingkat Okupasi Drop, Pengusaha Hotel di Tegal Minta Keringanan Pajak

Regional
Ini Motif Pria di Palembang Aniaya Istri hingga Nyaris Tewas

Ini Motif Pria di Palembang Aniaya Istri hingga Nyaris Tewas

Regional
Serahkan APD dan Vitamin ke Pemkot Solo, Gibran: Semoga Bermanfaat

Serahkan APD dan Vitamin ke Pemkot Solo, Gibran: Semoga Bermanfaat

Regional
Rapid Test Corona Saat Periksa Ruam Kulit ke Puskesmas, Ibu Hamil di Ngawi Terindikasi Positif

Rapid Test Corona Saat Periksa Ruam Kulit ke Puskesmas, Ibu Hamil di Ngawi Terindikasi Positif

Regional
Kebakaran di CPP Gundih Blora Padam dalam Satu Jam

Kebakaran di CPP Gundih Blora Padam dalam Satu Jam

Regional
Gara-gara Saling Melotot, Seorang Kakek di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Gara-gara Saling Melotot, Seorang Kakek di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Kabidpropam Polda NTT: Anggota Polisi yang Tidak Pakai Masker Saya Proses

Kabidpropam Polda NTT: Anggota Polisi yang Tidak Pakai Masker Saya Proses

Regional
Sosialisasi Cegah Corona Berujung Selfie, Bupati Lombok Barat: Saya Tidak Enak Menolak

Sosialisasi Cegah Corona Berujung Selfie, Bupati Lombok Barat: Saya Tidak Enak Menolak

Regional
Setelah Berbulan-bulan Lowong, Wakil Bupati Kulon Progo Akhirnya Terpilih

Setelah Berbulan-bulan Lowong, Wakil Bupati Kulon Progo Akhirnya Terpilih

Regional
Perjuangan Jurnalis di Pedalaman NTT Tempuh Jarak 10 Km Cari Sinyal untuk Kirim Berita

Perjuangan Jurnalis di Pedalaman NTT Tempuh Jarak 10 Km Cari Sinyal untuk Kirim Berita

Regional
Cerita Bupati Lombok Barat, Niat Sosialisasi Jaga Jarak untuk Cegah Corona Malah Diajak Selfie Warga

Cerita Bupati Lombok Barat, Niat Sosialisasi Jaga Jarak untuk Cegah Corona Malah Diajak Selfie Warga

Regional
UGM Berikan Bantuan Makanan dan Vitamin untuk Mahasiswa yang Tinggal di Indekos

UGM Berikan Bantuan Makanan dan Vitamin untuk Mahasiswa yang Tinggal di Indekos

Regional
Pekerja yang Terkena PHK di Salatiga Bakal Beralih Jadi Driver Ojol

Pekerja yang Terkena PHK di Salatiga Bakal Beralih Jadi Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X