BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

Kompas.com - 15/11/2019, 11:40 WIB
warga Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur saat diberikan bantuan oleh PFI dan GFJA Kasim Fotograferwarga Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur saat diberikan bantuan oleh PFI dan GFJA

MATARAM, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat akan mengundang sejumlah bupati dan wali kota untuk dimintai pendapat terkait perpanjangan masa transisi pasca gempa.

"Terlebih dahulu kita akan rapat koordinasi, meminta masukan dari para bupati dan wali kota yang daerahnya terdampak," ujar Kepala BPBD NTB Ahsanul Khalik saat dikonfirmasi Jumat (15/11/2019).

Menurut Khalik, hasil pertemuan para bupati dan wali Kota kemudian akan dibahas di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama pemangku kepentingan lainnya.

Baca juga: KPAI Desak Gubernur NTB Segera Berlakukan Moratorium Joki Cilik

"Dalam rapat koordinasi dan evaluasi yang juga menghadirkan BPKP, BPK, Kemensos, Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, BNPB, Sekretariat Presiden dan pihak Provinsi NTB," kata Khalik.

Selanjutnya, jika telah disepakati, tinggal menunggu keputusan dari gubernur untuk perpanjangan masa transisi darurat ke pemulihan.

Dikabarkan sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan masa transisi darurat pasca gempa yang mengguncang NTB pada 2018 akan diperpanjang hingga 2020.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Regional
Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Regional
Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Regional
Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Regional
Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Regional
Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Regional
Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X