Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Kompas.com - 15/11/2019, 11:23 WIB
Petugas pemadam berusaha memadamkan api yang melahap ratusan gerbong kereta non-aktif milik PT Kereta Api Indonesia di Stasiun Cikaum, Subang, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019). Kebakaran tersebut menghanguskan 122  gerbong kereta, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. ANTARA FOTO/Bambang Hermansyah/mic/pd. Muhamad Ibnu ChazarPetugas pemadam berusaha memadamkan api yang melahap ratusan gerbong kereta non-aktif milik PT Kereta Api Indonesia di Stasiun Cikaum, Subang, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019). Kebakaran tersebut menghanguskan 122 gerbong kereta, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. ANTARA FOTO/Bambang Hermansyah/mic/pd.

KARAWANG, KOMPAS.com - Gerbong kereta bekas terbakar di lokasi penyimpanan kereta bekas atau konservasi Stasiun Cikaum, Subang, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019) sore.

Adapun, kereta-kereta yang terbakar itu telah berumur lebih dari 30 tahun dan sudah tak bisa dioperasikan.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Luqman Arif mengatakan, lebih kurang ada 50 gerbong kereta bekas yang terbakar.

Baca juga: PT KAI Pastikan Kebakaran 122 Gerbong Bekas di Subang Tak Ganggu Jadwal Kereta


Total yang berada di lokasi konservasi berjumlah sekitar 200 gerbong.

"Kereta yang berada di area konservasi tersebut merupakan kereta yang sudah tidak bisa dioperasikan dan telah berusia lebih dari 30 tahun," kata Luqman.

"Kereta bekas itu disimpan di sebuah area yang luas di Stasiun Cikaum untuk menunggu proses selanjutnya," kata Luqman.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di lokasi konservasi kereta di Stasiun Cikaum, Subang, Kamis (14/11/2019) sore.

PT KAI memastikan kebakaran tersebut tidak mengganggu perjalanan kereta api.

Hanya saja, terjadi keterlambatan sekitar 15 hingga 30 menit selama proses pemadaman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X