Pasar Kuok Pesisir Selatan Terbakar, 32 Toko Ludes Dilalap Api

Kompas.com - 15/11/2019, 10:12 WIB
Kebakaran. ThinkstockKebakaran.

PADANG, KOMPAS.com - Pasar Kuok, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terbakar, Jumat (15/11/2019) pukul 00.20 WIB.

Akibatnya, 32 petak toko yang ada di pasar sentral Kecamatan Batang Kapas itu ludes dilalap si jago merah.

"Kejadiannya sekitar pukul 00.20 WIB, saat tidak ada aktivitas di pasar itu," kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pesisir Selatan Dailipal, yang dihubungi Kompas.com, Jumat.


Baca juga: PT KAI Pastikan Kebakaran 122 Gerbong Bekas di Subang Tak Ganggu Jadwal Kereta

Dailipal menyebutkan, setelah mendapatkan informasi kebakaran, pihaknya langsung menurunkan tiga unit mobil damkar.

Setelah hampir 3,5 jam dilakukan pemadaman, akhirnya api dapat dikendalikan sehingga tidak menyebar ke toko lain.

"Sekitar pukul 04.00 WIB, api sudah dapat kami kendalikan," ujar Dailipal.

Untuk penyebab kebakaran, menurut Dailipal diduga karena arus pendek. Hanya saja, untuk penyebab pastinya masih diselidiki pihak kepolisian.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

"Dugaan sementara penyebab kebakarannya adalah arus pendek. Namun, untuk pastinya masih diselidiki pihak kepolisian," kata Dailipal.

Akibat kebakaran itu, tidak ada korban jiwa dan total kerugian masih dihitung.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

Regional
Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Regional
Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Regional
Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Regional
Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Regional
Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Regional
Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Regional
Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Regional
Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Regional
Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Regional
BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

Regional
3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

Regional
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Regional
Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Regional
Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X