Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kompas.com - 15/11/2019, 09:22 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi telah menetapkan sopir bus PO Sinar Jaya, Sanudin, sebagai tersangka dalam kecelakaan bus maut di Jalan Tol Cipali KM 117.800 Jalur B Kampung Sumberjaya, Desa Wanasari, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Kamis (14/11/2019) pukul 00.15 WIB.

Penetapan tersangka ini berdasarkan dua alat bukti yang terpenuhi dalam gelar perkara pada Kamis 14 November 2019 sore, di aula Satlantas Polres Subang dipimpin oleh Kasat Lantas polres Subang.

"Ditetapkan Sanudin selaku pengemudi sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam pesan singkatnya, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Kecelakaan Bus Tewaskan 7 Orang di Tol Cipali, Polisi: Sopir Bus Sinar Jaya Diduga Lalai

Sanudin dijadikan tersangka lantaran kelalaiannya saat mengemudikan bus sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Seperti diketahui, 7 orang tewas dalam kecelakaan bus maut ini, dan puluhan lainnya mengalami luka berat dan ringan.

"Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, adanya korban luka berat, adanya korban luka ringan serta kerusakan kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 310 Ayat (4), Ayat (3) dan Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan itu terjadi diduga karena adanya kelalaian dari pengemudi bus PO Sinar Jaya bernomor polisi B 7949 IS.

"Tidak dapat mengendalikan laju kendaraan sehingga kendaraan oleng kanan melewati parit pemisah jalan masuk ke jalur jalan arah berlawanan," tutur dia.

Awalnya, bus PO Sinar Jaya bernomor polisi B 7949 IS yang dikemudikan Sanudin berkendara di jalur A datang dari arah Cikopo atau dari arah barat menuju arah Palimanan atau timur.

Baca juga: Fakta Kecelakaan Bus di Tol Cipali, Diduga Sopir Lalai hingga 7 Orang Tewas

Kendaraan itu kemudian oleng kanan melewati parit pemisah jalur masuk ke jalur B yang merupakan arah berlawanan.

"Kendaraan kemudian bertabrakan dengan bus PO Arimbi Jaya Agung bernomor polisi B 7168 CGA yang dikemudikan Rohman, yang datang dari arah berlawanan.

Akibatnya, tujuh orang tewas dalam kecelakaan ini, sementara penumpang lainnya luka berat dan ringan. Para korban kemudian dilarikan ke RSUD Ciereng Subang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Regional
Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X