Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Kompas.com - 15/11/2019, 09:04 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mahasiswa korban pembacokan orang tak dikenal di jalan Kenari, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Muhammad Awan Saktiyanto (21), masih dirawat intensif di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

Mahasiswa asal Karawang, Jawa Barat, ini mengalami luka di tangan dan kepala.

Kini keluarga Muhammad Awan Sektiyanto harus memutar otak untuk biaya pengobatan. Sebab biaya pengobatannya tidak dijamin BPJS.

Kakak korban, Muhammad Latif Rezza mengatakan, saat ini adiknya masih dirawat di RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta.


"Untuk biaya pengobatan memang banyak," ujar kakak korban, Muhammad Latif Rezza, Kamis (14/11/2019).

Baca juga: Kasus Pembacokan di Denpasar, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Rezza menyampaikan, menurut adiknya, pelaku membacok korban dengan senjata tajam jenis celurit. Pelaku tidak hanya satu kali membacok Muhammad Latif Rezza.

Saat kejadian itu, adiknya berusaha menahan dengan tangannya. Akibatnya tangan kanan dan kiri mengalami patah. Bahkan urat nadinya hampir putus.

Tak hanya tangan, bagian kepala adiknya juga mengalami luka parah.

"Luka robek di bagian kepala karena kayaknya pelakunya itu mengarahnya (membacok) ke kepala. Adik saya menahan dengan tangan, jadi yang tumpul kena tangan, yang tajam mengenai bagian kepala," urainya.

Muhammad Awan Sektiyanto, lanjutnya, harus menjalani beberapa operasi. Semua operasi dilakukan di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

Saat ini, kondisi Muhammad Awan Sektiyanto dalam keadaan sadar dan masih terus dipantau oleh dokter.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X