Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Kompas.com - 15/11/2019, 07:15 WIB
Sejumlah anggota polisi mengamankan lokasi saat melakukan penangkapan dua terduga teroris di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019) IstimewaSejumlah anggota polisi mengamankan lokasi saat melakukan penangkapan dua terduga teroris di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019)

CIANJUR, KOMPAS.com – Warga Kampung Cibodas, RT 003/001, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dikejutkan dengan penangkapan terduga teroris di lingkungan mereka.

Warga tidak menyangka bahwa DS (24) dan DK (25), pasangan suami istri yang baru mengontrak dua minggu itu, diduga terlibat jaringan terorisme.

Pasutri ini diamankan Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di dua tempat berbeda. DS ditangkap di perjalanan menuju tempat kerjanya, sementara istrinya, DK, diamankan di rumah kontrakannya.

Baca juga: Kronologi Penangkapan 2 Terduga Teroris di Cianjur

Imas (32), pengelola kontrakan mengaku tidak menaruh curiga dengan gelagat DS maupun DK. Karena itu, ia kaget dengan penangkapan keduanya.

"Saya tidak menyangka mereka terlibat jaringan teroris, sebab kesehariannya tidak ada hal maupun gelagat yang mencurigakan,” kata Imas di lokasi kejadian, Kamis.

Namun pengakuannya, baik DK maupun DS, tidak pandai bergaul. Bahkan, sejak mengontrak di rumah yang dikelolanya itu, keduanya praktis tidak pernah berinteraksi dengan lingkungan.

“Orangnya baik tapi tertutup, paling keluar kontrakan kalau mau belanja ke warung. Setelah itu masuk lagi. Kontrakannya juga lebih sering tertutup,” ujarnya.

Ketua RT 003/001, Ure Suryadi (47) membenarkan keseharian DS dan DK yang jarang bersosialisasi. 

Ure sendiri mengaku hanya sekali berkomunikasi dengan DS saat datang melapor.

“Sekitar 31 Oktober, suaminya datang ke saya untuk melapor, kalau mengontrak dan pindah ke sini,” kata dia.

Ure menyebutkan diminta polisi untuk mendampingi penangkapan terduga teroris di rumah kontrakan tersebut.

“Selain mengamankan penghuninya, ada juga barang-barang dari dalam rumah kontrakan yang diamankan polisi. Dimasukkan ke dalam kantong plastik berukuran besar,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap dua terduga teroris di Kampung Cibodas, RT 003/001 Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).

Keduanya merupakan pasangan suami istri berinisial DS (24) dan DK (25).  

DS ditangkap dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di Kampung Cibanteng, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang. 

Baca juga: Densus 88 Tangkap Pasangan Suami Istri Terduga Teroris di Cianjur

 

Sementara istrinya diamankan di rumah kontrakan di Kampung Cibodas, RT 003/001 desa setempat.

Paur Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di wilayah hukum Cianjur. 

Namun pihaknya enggan memberikan keterangan lebih lanjut karena kasus tersebut dalam kewenangan Polda Jabar dan Mabes Polri.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X