Diguncang Gempa M 7,1, Warga Ternate Berhamburan Keluar Rumah

Kompas.com - 15/11/2019, 01:54 WIB
Keluarga bersama pasien di Rumah Sakit Dharma Ibu, Ternate, Maluku Utara masih bertahan diluar rumah sakit setelah gempa bermagnitudo 7,1 pada Kamis (14/11/2019), pukul 23.17 WIB. KOMPAS.COM/YAMIN ABDUL HASANKeluarga bersama pasien di Rumah Sakit Dharma Ibu, Ternate, Maluku Utara masih bertahan diluar rumah sakit setelah gempa bermagnitudo 7,1 pada Kamis (14/11/2019), pukul 23.17 WIB.

TERNATE,KOMPAS.com - Gempa bermagnitudo 7,4 yang kemudian dimutakhirkan jadi 7,1 mengguncang Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (14/11/2019) pukul 23.17 WIB. 

Kuatnya guncangan gempa membuat sebagian besar warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Warga mengaku terpaksa lari karena takut, dengan getaran gempa yang yang begitu kuat.

“Saya tadi sementara tidur, tiba-tiba terasa gempa begitu kuat kemudian berlari keluar dengan keluarga,” kata Arman, salah satu warga.

Menurutnya, gempa tadi dirasakan begitu lama, sehingga dia bersama yang lain berusaha menyelamatkan diri.

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulut, Waspada Tsunami 0,5 Meter, Belum Perlu Evakuasi

Pasien rumah sakit ikut berhamburan

Senada juga dialami pasien di rumah sakit yang ada di Kota Ternate.

Pantauan Kompas.com di rumah sakit Dharma Ibu, banyak pasien lari berhamburan keluar rumah sakit.

Ema salah satu keluarga pasien mengaku, terpaksa menyelamatkan ibunya dengan kursi roda keluar rumah sakit karena panik.

“Kuat sekali pak (guncangan gempa), makanya ibu saya bawa lari keluar rumah sakit. Tidak bisa pakai lift, jadi turunkan tadi dengan kursi roda dengan tangga manual,” katanya lagi.

Berdasarkan keterangan BMKG, pusat gempa berada 137 km Barat Laut Jailolo, Maluku Utara, dengan posisi 1.67 LU dan 126.39 BT dengan kedalaman 73 km. 

Baca juga: Manado Diguncang Gempa Magnitudo 7,1, Warga Rasakan Guncangan Kuat 1 Menit



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Regional
6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

Regional
Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

Regional
2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

Regional
Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

Regional
Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

Regional
Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X