Periksa Keluarga "Bomber" Polrestabes Medan, Polisi Temukan Pipa Bahan Kimia, Panah Beracun hingga Pengajian Eksklusif

Kompas.com - 14/11/2019, 23:24 WIB
Titik oranye terlihat di halaman Mako Polrestabes Medan pada Kamis pagi tadi (14/11/2019). Lingkaran oranye itu diduga sebagai penanda setelah terjadi ledakan keras pada Rabu pagi tadi (14/11/2019). KOMPAS.COM/DEWANTOROTitik oranye terlihat di halaman Mako Polrestabes Medan pada Kamis pagi tadi (14/11/2019). Lingkaran oranye itu diduga sebagai penanda setelah terjadi ledakan keras pada Rabu pagi tadi (14/11/2019).

MEDAN, KOMPAS.com - Pascainsiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019) pagi, polisi memeriksa keluarga pelaku dan tetangganya.

Polisi juga menemukan barang-barang mencurigakan. Polisi masih mendalami peran istri pelaku bom bunuh diri atau suicide bomber tersebut.

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin mengatakan, dalam kasus ini tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, dan jajaran polres lainnya dibantu Tim Densus 88 Mabes Polri.

"Memang ada ditemukan beberapa bukti berupa pipa yang diisi dengan kandungan bahan kimia. Dari Labfor nanti yang bisa menjelaskan isi kandungan itu apa. Kemudian ada anak panah beracun dan juga las," katanya, Kamis sore (14/11/2019).


Baca juga: Aktivitas Istri Bomber Medan: Sering Chatting dan Kunjungi Napi

Pihaknya terus bekerja intensif untuk mengejar orang-orang yang diduga terkait dengan pelaku. Dari Rabu kemarin (13/11/2019), sudah ada beberapa orang yang diamankan untuk dimintai keterangan mulai dari istri, mertua, dan tetangganya.

Ketika ditanya mengenai peran istri pelaku, Mardiaz mengatakan, berdasarkan interogasi, diketahui bahwa mereka selama ini sudah melakukan pengajian-pengajian eksklusif. Namun demikian, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif-motifnya.

"Tentunya masih kita dalami, apakah ada kaitannya antara si istrinya sendiri dengan kejadian bom. Kalau memang pengajian, si istri juga bergabung dengan pelaku," katanya.

Baca juga: Terungkap, Istri Bomber Mapolrestabes Medan Hendak Meneror Bali

Status Sebagai Saksi

Mardiaz menjelaskan, hingga saat ini jumlah orang yang diamankan ada 12 orang, terdiri dari orangtua, istri, mertua, kakak pelaku, tetangganya dan statusnya masih saksi.

Saat berita ini ditulis, diperoleh informasi tim Densus 88 Mabes Polri telah mengamankan seorang perempuan dari kontrakannya di Jalan Gumba, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara pada Kami siang tadi (14/11/2019).

Camat Binjai Utara Adri Rivanto saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan itu. Mengenai penangkapan itu, dia memperoleh informasi dari kepala lingkungannya. "Ada tadi, tapi saya tidak ikut. Katanya perempuan," katanya. 

Baca juga: Kisah NOS, Polwan Berpangkat Bripda Diduga Calon Suicide Bomber Kini Telah Dipecat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X