122 Bangkai Gerbong Kereta di Subang Terbakar, 6 Mobil Damkar Dikerahkan

Kompas.com - 14/11/2019, 21:29 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran

KARAWANG, KOMPAS.com - Sebanyak 122 gerbong kereta tak terpakai di Stasiun Cikaum, Purwadadi, Subang terbakar. 

Kejadian terbakarnya ratusan bangkai gerbong kereta itu pada Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Subang AKP M Ilyas Rustiandi dihubungi Kompas.com melalui telepon, Kamis malam. 

Ia mengatakan, pihaknya menerima informasi gerbong kereta tak terpakai di Stasiun Cikaum sekitar pukul 16.30 WIB.

Angin kencang disinyalir menyebabkan kobaran api semakin membesar.

Baca juga: Ratusan Bangkai Gerbong Kereta Terbakar di Subang

Penyebab kebakaran diselidiki

Pihaknya, kata Ilyas, langsung berkoordinasi dengan Pemkab Subang. 

Sehingga kemudian sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.

"Menurut informasi dari PT KAI, ada 122 gerbong kereta yang terbakar. Itu gerbong kereta tak terpakai," kata Ilyas 

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran itu.

"Kami masih menyelidi penyebab kebakaran itu," katanya.

Baca juga: Ini Alasan Kereta di Sukabumi Berhenti di Perlintasan hingga Masinis Dituduh Beli Makan di Warung

Butuh waktu 1 jam padamkan api

Kapolsek Cikaum AKP Bambang mengatakan, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tadi sore.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X