Cemburu, Kakak Bunuh Adik Kandung dengan Batu di Minahasa Tenggara

Kompas.com - 14/11/2019, 20:37 WIB
Ilustrasi garis polisi. SHUTTERSTOCKIlustrasi garis polisi.

MANADO, KOMPAS.com -Maxi Tumundo (40), tewas di tangan kakak kandungnya sendiri berinisial JT (46).

Kepala korban dipukul dengan batu hingga tewas, Rabu (13/11/2019).

Korban merupakan warga Desa Beringin, Kecamatan Belang, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Sementara tersangka JT merupakan warga Kota Manado.

Baca juga: 5 Fakta Kakak Bunuh Adik Kandung di Bogor, Motor Hilang hingga Diduga Alami Gangguan Jiwa

Kapolsek Belang Iptu Martodewata mengatakan, motif pelaku JT membunuh adiknya sendiri karena cemburu.

Peristiwa itu bermula ketika tersangka datang ke Desa Beringin bersama teman wanitanya, berinisial IA.

Tiba di desa tersebut, tersangka membeli miras Cap Tikus di rumah temannya, lalu diminum bersama di tempat itu.

Usai minum miras, tersangka pulang dan mendapati IA sedang duduk bersama korban.

Baca juga: Pakai Gunting Sol Sepatu, Kakak Bunuh Adik di Bogor

 

Diduga hal ini membuat tersangka cemburu hingga memicu terjadinya adu mulut dengan korban.

"Diduga kasus ini disebabkan pengaruh miras yang memicu tersangka cemburu dan nekat menganiaya adiknya hingga tewas,” ujar Martodewata, seperti dikutip dari website resmi Polda Sulut, Kamis (14/11/2019).

Tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek sesaat usai kejadian.

“Kasus ini dalam penanganan lebih lanjut,” katanya.

Baca juga: Kakak Bunuh Adik demi Harta Warisan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Regional
Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X