9 Fakta di Balik Penangkapan Terduga Teroris di Riau, Bikin Takut Warga hingga Berencana Buat KTP

Kompas.com - 14/11/2019, 20:19 WIB

"Kondisi terduga pelaku dalam keadaan stabil dan hidup," sebut Agung.

Baca juga: Cerita Warga soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar

5. Warga Ketakutan

Penangkapan terduga teroris di Desa Kuapan mengundang rasa takut warga setempat.

Hal itu akui Suraida (65), salah satu warga Desa Kuapan, yang ditemui Kompas.com, Selasa (12/11/2019).

"Ke kebun jadi takut. Sampai di rumah masih takut," akui Suraida.

Ibu rumah tangga yang menggunakan sepeda motor, ini mulai merasa takut setelah tahu ada tempat persembunyian terduga teroris di kebun karet.

Di sekitar lokasi itu ada jalan yang setiap hati ia lewati saat pergi maupum pulang dari kebun karetnya.

Suraida mengaku selama dua hari merasa paling takut.

"Kan Sabtu itu ditangkap. Katanya masih ada terorisnya. Jadi hari Minggu dan Senin saya takut sekali ke kebun. Takut diserang pula nanti pas saya di kebun," ujarnya.

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

6. Terduga Pelaku Tidak Bergaul

Terduga teroris yang tinggal di Desa Kuapan tidak mau bergaul dengan warga sekitar.

Selama lebih kurang tiga bulan tinggal di Desa Kuapan, para terduga pelaku cukup jarang keluar rumah.

Para terduga pelaku tinggal di rumah WN, terduga pelaku lainnya.

"Mereka tidak mau bergaul. Jarang juga keluar rumah," kata Nuraini (40) salah seorang tetangga terduga pelaku yang diwawancarai Kompas.com, Selasa.

Selain tidak mau bergaul, sebut dia, para terduga pelaku juga tidak mau ikut beribadah bersama warga.

Namun, warga tidak menaruh curiga jika terduga pelaku terpapar paham radikal.

"Gak nyangka kalau dia itu teroris. Tapi kami di sini tidak ada menanyakan tentang identitas mereka. Di rumah itu juga ada satu perempuan bercadar" kata Nuraini.

Tetangga terduga pelaku lainnya, Suraida (65) mengaku sering melihat para terduga pelaku berjalan ke arah ke kebun karet.

Baca juga: Sebelum Ditangkap, 2 Terduga Teroris Sering Berenang di Sungai Kampar

7. Terduga Pelaku Sering Berenang di Sungai Kampar

Kadindin (50), salah seorang pria yang tinggal di bantaran Sungai Kampar, sering melihat dua orang terduga teroris berjalan di kampung.

Bahkan, kata dia, terduga pelaku juga sering berenang di Sungai Kampar.

"Sebulan yang lalu saya lihat dua orang berenang di sungai. Tak hanya siang, tapi malam mereka juga berenang," sebut Kadindin, Selasa (12/11/2019).

Dia sempat heran dengan aksi kedua terduga teroris itu. Karena warga setempat cukup jarang nekad merenangi sungai yang benar 200 meter dan kedalaman 20 meter.

Selain berenang, Kadindin juga pernah melihat dua terduga pelaku pacu sampan.

"Ada juga kadang pacu sampan berdua. Mungkin mereka latihan," tuturnya.

Kadindin mengaku sempat menyaksikan penangkapan satu terduga teroris berinisial WN.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.