Dipenjara karena Ganja, Henry Boomerang Berjanji Akan Tetap Berkarya

Kompas.com - 14/11/2019, 19:54 WIB
Basis Boomerang, Hubert Henry Limahelu usai sidang vonis di PN Surabaya, Kamis (14/11/2019) sore KOMPAS.COM/A. FAIZALBasis Boomerang, Hubert Henry Limahelu usai sidang vonis di PN Surabaya, Kamis (14/11/2019) sore

SURABAYA, KOMPAS.com - Hubert Henry Limahelu, pencabik bas grup band Boomerang, mengaku akan terus berkarya meski akan menjalani hukuman badan 1 tahun 4 bulan penjara atas perkara kepemilikan ganja.

"Sebagai seniman harus tetap berkarya di mana pun dia tinggal," kata Henry seusai sidang vonis di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (14/11/2019).

Dia juga mengaku berterima kasih atas vonis yang diberikan hakim.

"Saya berterima kasih atas vonis hakim. Selebihnya saya serahkan kuasa hukum," kata Henry.

Baca juga: Simpan Ganja, Henry Boomerang Divonis 1 Tahun 4 Bulan

Dalam sidang vonis tersebut, ketua majelis hakim Anne Rusiana menyebut Henry secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan, yakni memiliki sejumlah narkotika jenis ganja.

"Terdakwa melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan, Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Majelis hakim menjatuhkan pidana selama 1 tahun 4 bulan dikurangi selama terdakwa menjakani masa tahanan," kata Anne.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya, yakni 2 tahun penjara.

Pertimbangan yang meringankan, kata Hakim Amne, terdakwa telah mengaku bersalah.

Namun, ada pertimbangan yang memberatkan bahwa perbuatan terdakwa dianggap bertentangan dengan program pemerintah tentang pemberantasan narkoba.

Henry ditangkap Satnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya di Jalan Kalongan Kidul Surabaya pada 16 Juni.

Henry ditangkap bersama barang bukti berupa 6,7 gram ganja kering. Henry disebut salah satu pelanggan tetap dari bandar narkoba bernama Dimas.

Baca juga: Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Saat ditangkap, Henry dikabarkan sempat berusaha membuang barang bukti dan melarikan diri dengan menaiki atap rumah.

Henry pernah terlibat dalam kepemilikan narkotika dan pernah dihukum pada 2003.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

Regional
Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Regional
Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Regional
Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Regional
Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan 'New Normal'

Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan "New Normal"

Regional
Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Regional
Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Regional
Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Regional
Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Regional
Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

Regional
Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Regional
Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Regional
Sambut 'New Normal' di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Sambut "New Normal" di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X