4 Pejudi dan 1 Pelaku Pelecehan Seksual Dihukum Cambuk

Kompas.com - 14/11/2019, 17:22 WIB
Suasana eksekusi cambuk pelanggaran syariat islam di halaman Kantor Kejari Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (14/11/2019) KOMPAS.com/MASRIADI Suasana eksekusi cambuk pelanggaran syariat islam di halaman Kantor Kejari Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (14/11/2019)

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Sebanyak lima terpidana kasus perjudian dan pelecehan seksual terhadap anak menjalani eksekusi cambuk di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, Kamis (14/11/2019).

Mereka menjalani hukuman setelah mendapat vonis dari Mahkamah Syariah Lhoksukon, Aceh Utara, beberapa waktu lalu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara Harri Citra Kesuma di lokasi kejadian menyebutkan, dari lima terpidana itu, empat di antaranya tersangkut kasus perjudian dan satu lainnya pelecehan seksual anak di bawah umur.

Ia menyebutkan, empat terpidana kasus perjudian yaitu Zulkifli dicambuk 12 kali. Lalu Adnan, Amiruddin dan Aiyub masing-masing dicambuk 9 kali. Mereka sudah dikurangi masa penahanan selama tiga bulan, atau setara tiga kali cambukan.

Baca juga: DPR Aceh Sepakati Hukum Cambuk 100 Kali untuk Pemburu Satwa Liar

 

Sedangkan Zulkhairi, terpidana kasus pelecehan seksual dicambuk 20 kali setelah dikurangi masa penahanan 10 bulan.

Sebelumnya Zulkhairi diputuskan Pengadilan Mahkamah Syar’iah Lhoksukon hukuman cambuk 30 kali.

Sementara itu, Kasatpol PP-WH, Aceh Utara, Fuad Muktar menyebutkan, eksekusi cambuk dilaksanakan di halaman kantor Kejari Aceh Utara untuk kali pertama. Sebelumnya hukuman cambuk dilakukan di halaman masjid atau lapangan upacara Lhoksukon, Aceh Utara.

“Pelaksanaan eksekusi ini telah memenuhi Pasal 262 ayat 1 qanun Aceh nomor 7 tahun 2013 tentang hukum acara jinayah yang berbunyi uqubat cambuk dilaksanakan di tempat terbuka dan dapat dilihat oleh warga yang hadir,” pungkasnya.

Baca juga: Pertama Kalinya Hukuman Cambuk di Banda Aceh Digelar di Luar Pekarangan Masjid, Ini Alasannya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X