Otoritas Bandara Masih Investigasi Bus Lion Air dan Sriwijaya yang Terbakar

Kompas.com - 14/11/2019, 16:37 WIB
Bus milik Sriwijaya Air di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang Terbakar IstimewaBus milik Sriwijaya Air di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang Terbakar

BADUNG, KOMPAS.com - Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV masih melakukan investigasi terkait terbakarnya dua apron passengers bus (APB) milik Sriwijaya Air dan Lion Air di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Kepala Seksi Pengoperasian Bandar Udara Kantor Otban IV, I Ketut Martim mengatakan, investigasi diperlukan untuk mengetahui penyebab kebakaran kedua bus tersebut.

"Mohon ditunggu, investigasi masih dalam proses," kata Martim saat dihubungi, Kamis (14/11/2019) siang.

Selain itu, pihaknya juga masih melakukan kajian mengingat dalam waktu berdekatan ada tiga bus APB yang mengalami kebakaran.

Baca juga: Fakta Bus Sriwijaya Air Terbakar di Bandara Ngurah Rai, Percikan Api Muncul dari Mesin hingga Dilakukan Investigasi

Menurutnya, dari hasil evaluasi sementara, kebakaran diduga karena usia kendaraannya.

"Ada kemungkinan karena umur kendaraannya," katanya.

Ia menyebut kemungkinan besar nanti rekomendasinya adalah pembatasan umur kendaraan APB.

Martim berharap segera ada keputusan dari Kementerian Perhubungan mengenai pembatasan umur kendaraan yang boleh beroperasi di Air Side.

Sebelumnya, sebuah percikan api muncul dari bus angkutan penumpang di area Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Senin (4/11/2019).

Kebakaran bus milik Sriwijaya Air tersebut terjadi seusai bus menurunkan penumpang di terminal domestik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Regional
Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Regional
Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Regional
Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Regional
Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Regional
Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X