Naik Motor dan Teriak "Ada Bom" di Mako Brimob, Istri Sebut Suaminya Stres

Kompas.com - 14/11/2019, 15:45 WIB
Ilustrasi Brimob KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi Brimob
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - CS (55), pria yang menerobos Mako Brimob Bali sambil berteriak 'ada bom', diduga mengalami gangguan jiwa.

Dugaan tersebut berdasarkan keterangan dari istri CS.

Untuk memastikan hal tersebut polisi masih menunggu hasil dari pemeriksaan dokter jiwa.

"Istrinya yang bilang (stres)," kata Kepala Polsek Dentim Kompol Nyoman Karang, Kamis (14/11/2019).

Baca juga: Terobos Mako Brimob Polda Bali Sambil Teriak Ada Bom, Pria Paruh Baya Diamankan

Karang mengatakan pihaknya mengamankan CS saat menerobos masuk ke MakioBrimob menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi pada Kamis (14/11/2019).

Saat kejadian pukul 08.00 WITA, CS langsung diamankan dan diperiksa oleh Brimob.

Karang mengatakan ia masih belum mengetahui kebenaran saat CS berteriak 'ada bom'.

"Tidak tahu saya. Dia tidak (belum) ngomong," katanya.

Baca juga: Terungkap, Istri Bomber Mapolrestabes Medan Hendak Meneror Bali

 

Bali tetap aman dikunjungi

ilustrasi Pulau BaliShutterstock ilustrasi Pulau Bali
Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengatakan, pihaknya perlu mengeluarkan pernyataan ke negara-negara tetangga bahwa Bali tetap aman untuk dikunjungi.

Pernyataan terbuka tersebut perlu dilakukan untuk meyakinkan wisatawan bahwa Bali masih aman untuk dikunjungi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Regional
Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Regional
Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Regional
Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Regional
Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Regional
Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Regional
Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Regional
Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X