Pengeroyok Mantan Kakak Ipar hingga Tewas Terancam Hukuman Mati

Kompas.com - 14/11/2019, 15:27 WIB
Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng (tengah) menunjukan barangbukti pengeroyokan oleh mantan adik ipar yang menyebabkan korban EF meninggal, Rabu (13/11/2019) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGKasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng (tengah) menunjukan barangbukti pengeroyokan oleh mantan adik ipar yang menyebabkan korban EF meninggal, Rabu (13/11/2019)

GARUT, KOMPAS.com – Hukuman seumur hidup, mengancam dua pelaku pengeroyokan yang menyebabkan EF, warga Desa Peundeuy Kecamatan Peundeuy  tewas.

Salah satu pelaku pengeroyokan EF adalah JJ yang juga mantan adik ipar korban.

Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mapaseng, Kamis (14/11/2019). 

Ia mengungkapkan, kedua pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.

"Mereka kan sempat pulang dulu ke rumah mengambil golok kemudian kembali mendatangi korban," jelas Maradona.

Menurut Maradona, kedua pelaku terbukti melakukan penganiayaan hingga menghilangkan nyawa orang lain.

Baca juga: Niat Rujuk Dihalangi, Mantan Kakak Ipar Dikeroyok hingga Tewas

Pengeroyokan bermotif dendam

Penganiayaan ini, diduga dilakukan secara terencana oleh keduanya dengan motif dendam kepada korban.

"Motifnya berbeda-beda, kalau JJ karena korban menolak adiknya rujuk dengan JJ, kalau PR karena memang sering berkelahi dengan korban," katanya.

Kedua tersangka, menurut Maradona akan dijerat pasal berlapis. Pertama, pasal 170 tentang tindak pidana pengeroyokan. 

Kedua, pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seberat-beratnya hukuman mati, atau seumur hidup atau kurungan paling lama 20 tahun.

Baca juga: Bacok Lengan Mantan Kakak Ipar hingga Nyaris Putus, Pemuda Ini Buron

Pelaku sempat kabur

Informasi dari polisi, JJ dan PR diamankan jajaran Satreskrim Polres Garut di kawasan hutan Sancang Desa Sancang setelah sebelumnya mengeroyok EF hingga tewas menggunakan golok.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X