Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Menyusup di Antara Pemohon SKCK

Kompas.com - 14/11/2019, 13:46 WIB
Suasana saat polisi memasang garis polisi di rumah kontrakan RMN, pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan dan istrinya, D, di Gang Melati, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (13/11/2019). KOMPAS.com/DEWANTOROSuasana saat polisi memasang garis polisi di rumah kontrakan RMN, pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan dan istrinya, D, di Gang Melati, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (13/11/2019).

MEDAN, KOMPAS.com - Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabbial MN, masuk ke dalam dengan menyusup di antara warga yang mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Rabu (13/11/2019).

Wakapolda Sumut Brigjend Pol Mardiaz Kusin mengatakan, petugas sudah melakukan penggeledahan sebelum Rabbial masuk ke  Mapolresta Medan.

Petugas menyuruh pelaku membuka jaketnya, serta hendak mengecek tas ransel yang dibawa. Namun, karena hal itu Rabbial enggan masuk.

"Kemudian dari CCTV, beberapa menit kemudian dia masuk bersamaan dengan para pemohon SKCK. Sehingga dia menyusup berbarengan dengan para pengurus SKCK," ujar Mardiaz, saat ditemui wartawan di Mako Brimob Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim Medan, Kamis (14/11/2019). 


Baca juga: Terungkap, Istri Bomber Mapolrestabes Medan Hendak Meneror Bali

Pascabom bunuh diri itu pula, penjagaan di Mapolrestabes Medan diperketat.

Pantauan Kompas.com, Kamis siang, petugas berjaga di gerbang pintu masuk.

Setiap pengunjung yang ingin masuk ke dalam Polrestabes Medan harus melewati serangkaian pemeriksaan di depan portal.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari, Kakak Beradik di Palembang Idap Penyakit Kulit Langka

Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari, Kakak Beradik di Palembang Idap Penyakit Kulit Langka

Regional
Pemprov Papua Bakal Tambah Dana PON XX Rp 2 Triliun

Pemprov Papua Bakal Tambah Dana PON XX Rp 2 Triliun

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Prajurit TNI Korban Longboat Terbalik di Papua

Tim SAR Hentikan Pencarian Prajurit TNI Korban Longboat Terbalik di Papua

Regional
Kapolresta Malang kepada Tahanan Kabur: Serahkan Diri, Kami Akan Layani dengan Baik

Kapolresta Malang kepada Tahanan Kabur: Serahkan Diri, Kami Akan Layani dengan Baik

Regional
Reaktivasi Jalur Kereta Cibatu-Garut Diuji Coba Januari 2020

Reaktivasi Jalur Kereta Cibatu-Garut Diuji Coba Januari 2020

Regional
Alasan Atlet Peraih Medali Emas SEA Games Pulang Naik Angkutan Umum, Sakit dan Tak Mau Dijemput

Alasan Atlet Peraih Medali Emas SEA Games Pulang Naik Angkutan Umum, Sakit dan Tak Mau Dijemput

Regional
Wakil Wali Kota Serang Bakal Jatuhkan Sanksi kepada ASN yang Kabur Saat Acara Pengajian

Wakil Wali Kota Serang Bakal Jatuhkan Sanksi kepada ASN yang Kabur Saat Acara Pengajian

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD | Jual Motor Curian ke Pemiliknya Sendiri

[POPULER NUSANTARA] Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD | Jual Motor Curian ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Puluhan Penyu Hasil Sitaan Dilepasliarkan di Perairan Laut Donggala

Puluhan Penyu Hasil Sitaan Dilepasliarkan di Perairan Laut Donggala

Regional
Kisah Rianto Penari Lengger Lanang Banyumas, Perjalanan Hidupnya Diangkat di Film Kucumbu Tubuh Indahku

Kisah Rianto Penari Lengger Lanang Banyumas, Perjalanan Hidupnya Diangkat di Film Kucumbu Tubuh Indahku

Regional
Dengan Stiker 'Keluarga Miskin', Desa Ini Berhasil Tertibkan Penerima Bantuan PKH

Dengan Stiker "Keluarga Miskin", Desa Ini Berhasil Tertibkan Penerima Bantuan PKH

Regional
Fakta Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Berawal dari Korban Minta Rokok ke Pelaku

Fakta Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Berawal dari Korban Minta Rokok ke Pelaku

Regional
Jawaban Bobby Nasution soal Tudingan Tengah Membangun Politik Dinasti

Jawaban Bobby Nasution soal Tudingan Tengah Membangun Politik Dinasti

Regional
Kronologi Polisi Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Kronologi Polisi Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Regional
Pamerkan Alat Kelamin ke Mahasiswi, Pria di Yogyakarta Ditangkap

Pamerkan Alat Kelamin ke Mahasiswi, Pria di Yogyakarta Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X