Kasus Dua Turis Asing Tewas di Devil's Tear, Kapten Kapal Jadi Tersangka

Kompas.com - 14/11/2019, 11:34 WIB
Kapten kapal terbalik, Suhadak (35) yang menewaskan dua wisatawan asing di perairan sebelah barat Devil Tear, Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali, pada Senin (16/9/2019) lalu. Dok. Polsek Nusa PenidaKapten kapal terbalik, Suhadak (35) yang menewaskan dua wisatawan asing di perairan sebelah barat Devil Tear, Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali, pada Senin (16/9/2019) lalu.

KLUNGKUNG, KOMPAS.com - Polisi menetapkan Suhadak (35) sebagai tersangka.

Suhadak merupakan kapten kapal yang membawa dua turis asing ke sebelah barat Devil's Tear, Nusa Lembongan, Kabupaten  KlungkungBali.

Beberapa waktu lalu, kapal yang dikemudikan Suhandak terbalik di Devil's Tear. Akibatnya, dua turis asing yang menjadi penumpang kapal, tewas tenggelam.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Klungkung AKP Putu Gede Ardana menyebutkan, ada dua alasan dalam penetapan tersangka tersebut.

Baca juga: Nenek 95 Tahun Tewas Terbakar di Tasikmalaya, Kesehariannya Menjaga Masjid

Pertama, Suhadak tidak memiliki surat kecakapan untuk berlayar.

Kedua, dia tidak memberikan jaket pengaman kepada kedua penumpang tersebut.

"Pada 23 Oktober ditangkap, 24 Oktober 2019 mulai dilakukan penahanan. Kini ditahan di Mako Polsek (Nusa Penida)," kata Ardana, Kamis (14/11/2019).

Sementara itu, untuk kapal cepat yang terbalik, disebut masih layak jalan.

Ardana mengatakan, barang bukti yang diamankan dalam penangkapan tersebut adalah satu buah life buoy warna orange dan tali warna putih sepanjang 50 meter.

Tersangka dijerat dengan pasal Pasal 323 ayat (1) dan atau Pasal 302 ayat (1), (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Pasal 359 KUHP.

Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut terancam hukuman 10 tahun penjara.

Baca juga: Penjelasan dan Klarifikasi Warga di Balik Video Polisi Bersimpuh yang Viral

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan speed boat atau kapal cepat di perairan sebelah barat Devil’s Tear, Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali, terjadi pada Senin (16/9/2019) lalu.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni perempuan bernama Caval Heir O Biron (48) asal Brazil dan laki-laki bernama Victor Johannes Allers (43) asal Afrika Selatan.

Awalnya, sekitar pukul 09.00 Wita, kapal cepat Nagasima-Go berangkat dari pantai Jungutbatu.

Tujuannya untuk mengantar kedua turis asing tersebut yang ingin mengelilingi Pulau Lembongan.

Kemudian, sekitar pukul 10.15 Wita, kapal tiba di perairan Devil's Tear.

Saat speed boat berhenti, tiba-tiba datang ombak besar menghantam dan kapal hingga terbalik. Dua penumpang dan satu kapten kapal terjatuh ke laut.

Kapten kapal berhasil selamat setelah berenang ke tepi tebing dan diselamatkan warga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Regional
386 Narapidana di Riau Masih Positif Covid-19, Polisi Beri Bantuan

386 Narapidana di Riau Masih Positif Covid-19, Polisi Beri Bantuan

Regional
Warga Tolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab, Satpol PP: Mereka Minta Dipasang Kembali

Warga Tolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab, Satpol PP: Mereka Minta Dipasang Kembali

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Bocah Kleptomania yang Bikin Balai Rehabilitasi Menyerah | Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Dibubarkan Polisi

[POPULER NUSANTARA] Kisah Bocah Kleptomania yang Bikin Balai Rehabilitasi Menyerah | Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Dibubarkan Polisi

Regional
Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Regional
BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X