Polisi Cari Guru Agama Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan

Kompas.com - 14/11/2019, 10:24 WIB
Suasana saat polisi memasang garis polisi di rumah kontrakan RMN, pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan dan istrinya, D, di Gang Melati, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (13/11/2019). KOMPAS.com/DEWANTOROSuasana saat polisi memasang garis polisi di rumah kontrakan RMN, pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan dan istrinya, D, di Gang Melati, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (13/11/2019).

 

MEDAN, KOMPAS.com - Pasca- bom bunuh diri di Mako Polrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019), lima rumah sudah digeledah polisi.

Satu rumah di Jalan Jangka, tiga rumah di Marelan dan satu rumah di Belawan. Saat ini polisi mengejar guru ngaji RMN, terduga pelaku bom bunuh diri. 

Baca juga: 6 Fakta Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan, Punya Channel Youtube hingga Status Mahasiswa

"Kami juga menggeledah yang selama ini diduga memberikan pengajian pada si pelaku, yang diduga sebagai imamnya. Masih dalam pengejaran, namun kami sudah bisa mengantongi identitasnya yang diduga imam," kata Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin.

Hanya saja, Mardiaz enggan menyebut identitas pimpinan pengajian itu. Dia menyebut, petugas masih bekerja keras untuk mengusut kasus ini.

Hingga kini, pihaknya telah melakukan penggeledahan pada beberapa tempat di Kota Medan. Lokasi pertama yakni di rumah terduga pelaku RMN dan di rumah sosok yang diduga sebagai guru ngaji pelaku.

"Kami juga sudah memintai keterangan dari sosok-sosok yang kami duga memiliki kaitan dengan pelaku dalam melakukan aksi bom tersebut," kata dia. 

Baca juga: Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Diberitakan sebelumnya, bom bunuh diri terjadi di Mako Polrestabes Medan pada Rabu pagi (13/11/2019).

RMN tewas dengan luka parah di bagian perutnya. Sementara itu, korban luka sebanyak enam orang, terdiri dari empat orang polisi dan dua orang sipil. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Bali Cairkan Insentif Rp 3,7 M untuk Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Pemprov Bali Cairkan Insentif Rp 3,7 M untuk Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Regional
Puluhan Orang Berburu Harta Karun Makam Kuno 'Wong Kalang' di Hutan Blora

Puluhan Orang Berburu Harta Karun Makam Kuno "Wong Kalang" di Hutan Blora

Regional
Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Regional
Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Regional
2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

Regional
Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Regional
Tidak Mau Disebut Kebobolan Soal Klaster Secapa AD, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bandung

Tidak Mau Disebut Kebobolan Soal Klaster Secapa AD, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bandung

Regional
Kronologi Wanita Ngamuk dan Lempar Al Quran, Awalnya Kesal Dituduh Laporkan Tetangga Berjudi

Kronologi Wanita Ngamuk dan Lempar Al Quran, Awalnya Kesal Dituduh Laporkan Tetangga Berjudi

Regional
Industri Olahan Cokelat Nglanggeran Gunungkidul, Mulai Bangkit di Tengah Pandemi

Industri Olahan Cokelat Nglanggeran Gunungkidul, Mulai Bangkit di Tengah Pandemi

Regional
Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Regional
Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Regional
Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Regional
Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Regional
Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Regional
Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X