Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Pungki, Buat Pesawat Aeromodelling dari Tutup Botol Parfum, Kini Raup Untung Jutaan Rupiah

Kompas.com - 14/11/2019, 09:50 WIB
Labib Zamani,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

BOYOLALI, KOMPAS.com - Pungki Sasando (23), pemuda asal Desa Gagaksipat RT 003/ RW 004, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, meraup untung jutaan rupiah darimembuat pesawat remot control (RC) jenis aeromodelling.

Pungki telah belajar tentang bagaimana cara membuat pesawat aeromodelling tersebut sejak 2011. Namun, ia mulai berani mengaplikasikan ilmunya dengan membuat pesawat sejak akhir tahun 2017.

Pungki menceritakan, pembuatan pesawat itu bermula saat dia membaca buku prakarya tutorial cara membuat pesawat di perpustakaan sekolah.

Saat itu Pungki masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Gagaksipat 1 Boyolali.

Dari membaca buku tutorial tersebut, Pungki kemudian mencoba mempraktikan sendiri cara membuat pesawat dari bahan kertas di rumahnya.

Baca juga: Kisah Dewi, Nikah Muda Lahirkan 8 Anak karena Jamu, Akhirnya Jadi Usaha Beromzet Puluhan Juta

Komunitas

 

Mulanya, Pungki berjalan-jalan ke Bandara Internasional Adi Soemarmo yang dengan jarak rumahnya cukup dekat untuk melihat komunitas aeromodelling menerbangkan pesawat.

Pungki saat itu hanya bisa menonton dari balik pagar bandara.

Tidak berselang lama menonton dari balik pagar bandara, Pungki tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria yang biasa dipanggil Kus.

"(Beliau) tanya saya 'mas-nya suka pesawat?" kata Pungki menirukan ucapan Kus, saat mengawali kisahnya membuat pesawat aeromodelling, Rabu (13/11/2019).

Pungki menjawab bahwa dirinya suka dengan pesawat. Oleh Kus, Pungki dipersilakan masuk menyaksikan pesawat yang sedang diterbangkan.

"Di situ saya sambil melihat-lihat pesawat OHLG (pesawat tanpa remote)," ujar Pungki.

Sampai di rumah, Pungki tertarik untuk mencoba membuat sendiri pesawat dengan menggunakan bahan dari triplek.

Sempat beberapa kali gagal. Pungki mengaku frustasi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com