Kompas.com - 13/11/2019, 20:02 WIB
Alokasi Formasi CPNS 2019 KOMPAS.COM/DHAWAM PAMBUDIAlokasi Formasi CPNS 2019

SURABAYA, KOMPAS.com - Baru tiga hari dibuka, jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Jawa Timur sudah mencapai 2.362 pendaftar. 

Kepala BKD Jawa Timur Anom Surahno mengatakan, jumlah peminat CPNS di Provinsi Jawa Timur memang cukup tinggi dan berada di urutan ketiga secara nasional.

"Di urutan pertama ada Kemenkumham, Kota Bogor, dan ketiga Provinsi Jatim dengan 2.362 pendaftar. Ternyata animo (rekrutmen CPNS) di Jatim cukup besar," kata Anom, saat dihubungi, Rabu (13/11/2019).

Baca juga: Baru 60 Pendaftar yang Sudah Submit untuk Seleksi CPNS di Lamongan

Anom menjelaskan, ada tiga faktor yang membuat rekrutmen CPNS di Jawa Timur menyedot animo masyarakat yang cukup tinggi.

Pertama, rekrutmen CPNS tahun ini terdapat perubahan persyaratan.

"Saat ini pendaftar cukup dari program studi (prodi) terakreditasi. Tidak ada lagi kualifikasi akreditasi A, B, atau C. Sepanjang terakreditasi, masyarakat boleh mendaftar," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Indikator kedua, karena sistem manajemen ASN di Jawa Timur sudah tertata, baik dalam hal Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Tunjangan Kinerja (Tukin).

"Nah, yang ketiga, menurut saya, mereka berminat ke Jatim karena ada beberapa formasi yang dibutuhkan itu sesuai dengan yang mereka minta atau inginkan," ujar dia.

Ia menjelaskan, dari total 2.362 pendaftar, tercatat terdapat 615 pendaftar yang sudah melakukan submit atau telah melengkapi berkas.

Kemudian, sebanyak 444 pendaftar sedang dalam proses verifikasi, 122 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat, serta ada 49 pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Anom menyampaikan, 49 pendaftar yang sudah dinyatakan tidak lolos persyaratan administrasi saat pendaftaran dengan penyebab yang beragam.

Kendati demikian, para pelamar yang tidak memenuhi persyaratan administasi disebut masih memiliki kesempatan untuk melengkapi dan menjelaskan kekurangannya di masa sanggah, setelah pendaftaran ditutup.

"Nanti di masa sanggah, para pelamar yang tidak memenuhi persyaratan maaih bisa melengkapi kekurangannya," tutur Anom.

Baca juga: Rekrutmen CPNS Jateng Berpotensi Lonjakan Pendaftar, BKD Jateng Ingatkan Segera Daftar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.