Kompas.com - 13/11/2019, 17:29 WIB
Ilustrasi kecelakaan kerja Highwaystarz-PhotographyIlustrasi kecelakaan kerja

UNGARAN, KOMPAS.com - Kasus kecelakaan kerja di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) terhitung tinggi. Dalam sehari, tercatat tujuh kasus kecelakaan kerja yang diklaim ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Ungaran

Menurut Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, Reza Sahria, selama periode Januari-November 2019 terjadi 1.374 kasus kecelakaan kerja dengan jumlah klaim Rp 5,1 miliar.

"Dari jumlah kasus kecelakaan kerja tersebut, ada lima karyawan yang meninggal dunia," ujar Reza, Rabu (13/11/2019).

Baca juga: Selewengkan Iuran BPJS Ketenagakerjaan, 4 Bos Tambang di Karimun Ditetapkan sebagai Tersangka

Reza menjelaskan, pihaknya hanya menanggung biaya saat pekerja berangkat ke kantor, berada di tempat kerja, selama bekerja, dan saat pulang kerja melalui jalur utama.

"Tapi yang terpenting adalah pekerja harus terdaftar dan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapat jaminan berupa biaya perawatan tanpa batasan di rumah sakit pemerintah kelas I.

"Biaya yang ditanggung termasuk biaya transportasi dari lokasi kecelakaan kerja sampai ke rumah sakit," paparnya.

Selain itu, jika peserta mengalami cacat maka mendapat santunan, uang kubur Rp 3 juta, beasiswa Rp 12 juta.

Baca juga: Angka Kecelakaan Kerja Tahun 2018 di Jateng Capai 1.468 Kejadian

Dikatakan, jumlah kecelakaan kerja setiap tahun terus meningkat. Pada 2018 tercatat ada 1700 kejadian dengan jumlah klaim Rp 4,1 miliar.

"Kami imbau agar perusahaan segera mendaftarkan pekerjanya agar ada jaminan jika terjadi kecelakaan kerja. Tahun ini ada 3040 badan usaha yang terdaftar dengan jumlah tenaga kerja aktif yang terdaftar 152 ribu peserta," ungkapnya.

Reza mengimbau perusahaan agar aktif mendaftarkan pekerjanya karena risiko kerja selalu mengintai.

"Kami juga minta agar serikat pekerja aktif berkomunikasi soal hak dan kewajiban peserta. Terutama untuk pekerja di industri garmen dan pengolahan kayu yang termasuk berisiko tinggi," tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X