Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Kompas.com - 13/11/2019, 16:36 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Prof Basri Modding mengaku telah membentuk tim internal pencari fakta dari UMI untuk mengusut pelaku penyerangan AFA (21), mahasiswa fakultas hukum yang tewas dianiaya, Selasa (12/11/2019) kemarin. 

Basri, saat ditemui wartawan di ruangannya, mengatakan, tim yang dibentuknya sudah bekerja. Ia membenarkan kronologi kematian AFA dilakukan oleh orang tak dikenal. 

"Sampai sekarang penyerang ini sementara kita telusuri baik internal kita maupun kepolisian. Jadi kita akan telusuri dan kita akan cari sampai dapat. Jika itu mahasiswa, maka kita akan berikan sanksi berat," kata Basri, Rabu (13/11/2019).

Baca juga: Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Basri mengatakan, bila pelaku penikaman AFA adalah mahasiswa UMI, maka sanksinya berupa pemecatan langsung.

Namun, ia masih enggan memastikan bahwa puluhan orang tak dikenal yang menyerang AFA itu merupakan mahasiswanya.

Pasalnya, pada Selasa kemarin, berbagai kegiatan yang melibatkan alumni dan mahasiswa dari kampus lain juga terjadi di UMI. 

Untuk itu, ia menuturkan bahwa kasus ini harus diusut hingga tuntas. 

"Kemarin itu ada festival UKM. Jadi tidak semuanya mahasiswa datang, ada juga orang luar datang, sehingga kami perlu hati-hati mencari fakta," terang Basri. 

Basri memgungkapkan, Kamis pagi (14/11/2019), ia bersama pimpinan kampus lain bakal mengadakan rapat untuk mendengarkan hasil dari tim pencari fakta dari UMI. 

"Masalahnya sementara kami cari kenapa ada parang dalam kampus. Masa mahasiswa yang bawa parang ke kampus dan parangi temannya," ujar Basri. 

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar berinisial AFA (21) meninggal dunia usai diserang orang tak dikenal (OTK) di sebuah kafe samping kampus, di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukang, Makassar, Selasa (12/11/2019).

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku yang Aniaya Mahasiswa UMI hingga Tewas

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.30 Wita di samping Fakultas Hukum UMI. 

AFA sendiri tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum UMI. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Regional
Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Regional
Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Regional
Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Regional
Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Regional
Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Regional
3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

Regional
Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Regional
Jual Ponsel Pakai Nama Jokowi dan Kaesang, Pria Ini Diringkus Polisi

Jual Ponsel Pakai Nama Jokowi dan Kaesang, Pria Ini Diringkus Polisi

Regional
Selain 8 Drum Avtur, Kursi dan Penutup Dek Kapal Panji Saputra Ditemukan

Selain 8 Drum Avtur, Kursi dan Penutup Dek Kapal Panji Saputra Ditemukan

Regional
Ikut Penjaringan Bakal Calon Bupati, 2 ASN Pemkab Mojokerto Dipanggil Bawaslu

Ikut Penjaringan Bakal Calon Bupati, 2 ASN Pemkab Mojokerto Dipanggil Bawaslu

Regional
Bangun 'Sister Village', Investor China Berinvestasi di Desa Sukajaya, Sukabumi

Bangun "Sister Village", Investor China Berinvestasi di Desa Sukajaya, Sukabumi

Regional
60.000 PJU Tenaga Surya Sasar Pedesaan di 24 Kabupaten/Kota di Jateng

60.000 PJU Tenaga Surya Sasar Pedesaan di 24 Kabupaten/Kota di Jateng

Regional
Gerakan #SaveBabi, Warga Tuntut Ganti Rugi atas Babi yang Mati di Sumut

Gerakan #SaveBabi, Warga Tuntut Ganti Rugi atas Babi yang Mati di Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X