Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Kompas.com - 13/11/2019, 16:02 WIB
Karangan Bunga Ucapan turut berduka cita dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAKarangan Bunga Ucapan turut berduka cita dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Karangan bunga ucapan turut berduka cita atas meninggalnya Djaduk Ferianto berjajar di sekitar Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Yogyakarta, Rabu (13/11/2019).

Karangan bunga belasungkawa datang dari menteri, gubernur, seniman hingga beragam instansi.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, karangan bunga ucapan turut berduka cita datang dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Baca juga: Pesan Djaduk Ferianto untuk Seniman Yogyakarta Sebelum Meninggal Dunia

Selain itu, karangan bunga dari Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Tampak pula karangan bunga ucapan belasungkawa dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono.

Seniman tari Didik Nini Thowok juga tampak mengirimkan bunga ucapan turut beduka cita.

Djaduk Ferianto meninggal dunia karena mengalami serangan jantung.

"Tadi lebih kurang jam 02.30 WIB, Djaduk mendapatkan serangan jantung," ujar Butet Kertaradjasa saat ditemui di rumah duka, Rabu.

Baca juga: Djaduk Ferianto Meninggal, Keluarga Keraton Datang Melayat

Menurut Butet, beberapa hari ini aktivitas Djaduk Ferianto sangat padat. Salah satunya mempersiapkan gelaran Ngayogjazz 2019.

Berbagai pelayat hadir di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja.

Misalnya, keluarga Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, seniman Soimah, artis Rio Febrian dan masih banyak lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

Regional
Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Regional
Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Regional
Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Regional
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Regional
Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Regional
Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Regional
Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Regional
Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Regional
Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Regional
Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Regional
Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Regional
Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Regional
Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X