Kisah Ernawati, Banting Tulang untuk Bayar Uang Sekolah

Kompas.com - 13/11/2019, 14:54 WIB
Foto : Ernawati Tari (12) dan ibunda, Theresia Uju saat diwawancara Kompas.com di depan gubuk reyot, di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, Rabu (13/11/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Ernawati Tari (12) dan ibunda, Theresia Uju saat diwawancara Kompas.com di depan gubuk reyot, di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, Rabu (13/11/2019).

MAUMERE, KOMPAS.com - Ernawati Tari (12), siswi sekolah dasar (SD) di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, harus membanting tulang untuk membeli seragam dan bayar uang sekolah.

Ernawati melakukan hal itu, lantaran sang ibu Theresia Uju, hanya terbaring di tempat tidur dan tidak bisa bekerja.

"Bunda Theresia sudah lama sakit kulit, tidak bisa kerja apa-apa. Setiap pulang sekolah langsung pergi cuci piring di tetangga. Uangnya saya tabung beli baju sekolah dan bayar uang sekolah," kata Endrawati kepada Kompas.com, Rabu (13/11/2019).


Baca juga: Kisah Supri, Siswa SD yang Banting Tulang Bantu Lunasi Utang Orangtua

Ernawati menuturkan, setiap hari setelah pulang sekolah ia mencuci piring tetangga. Upah yang didapatkan bervariasi mulai dari Rp 1.000, 2.000 hingga 5.000.

Untuk memenuhi kebutuhan pakaian seragam sekolah, ia mesti meminta dari tetangga yang anaknya sudah lulus SD. 

Gubuk reyot yang ditempati bersama ibundanya tidak dialiri listrik. Saat malam hari, ia mengandalkan lampu pelita untuk penerangan. Cahaya lampu pelita itulah, menerangi dalam saat ia mengerjakan pekerjaan sekolah.

Baca juga: Bikin Iba, Siswa-siswi SD di Flores, Belajar di Bangunan Darurat Reyot

Dia berharap adanya uluran tangan pemerintah untuk operasional sekolah.

"Saya mau sekolah terus jadi orang sukses agar bisa bahagiakan bunda," lirihnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

Regional
11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

Regional
Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Regional
2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

Regional
Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Regional
5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

Regional
Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah Secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah Secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Regional
Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduan di Halaman Hotel

Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduan di Halaman Hotel

Regional
Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Regional
Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Regional
Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X