Gedung Astranawa Surabaya Dieksekusi, 1.000 Personil TNI-Polri Dikerahkan

Kompas.com - 13/11/2019, 10:42 WIB
Gedung Astranawa di Kecamatan Gayungan, Surabaya, yang menjadi objek sengketa. KOMPAS.com/ ACHMAD FAIZALGedung Astranawa di Kecamatan Gayungan, Surabaya, yang menjadi objek sengketa.

SURABAYA, KOMPAS.com - Gedung Astranawa di Jalan Gayungsari Timur Surabaya dieksekusi Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (13/11/2019) pagi.

Sebanyak 1.000 personil gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan eksekusi tersebut.

Pantauan Kompas.com, sejak Rabu pagi Jalan Gayungsari Timur ditutup total. Puluhan kendaraan Polri dan TNI diparkir menutup jalan.

Sementara ribuan petugas gabungan sudah bersiaga di depan gedung 4 lantai berwarna hijau tersebut untuk mengamankan juru sita membacakan amar putusan pengadilan.


Baca juga: Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Eksekusi tersebut adalah buah sengketa aset hibah antara pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur dengan Khoirul Anam, mantan Ketua PKB Jawa Timur Era Gus Dur.

Akhir cerita, Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan DPW PKB Jatim sebagai pemenang atas sengketa Gedung Astranawa.

Atas putusan ini, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya melalui surat bahkan telah menyampaikan pemberitahuan eksekusi pada 13 November. Pemberitahuan ini tertuang dalam surat No.W14.U1/15818/HK.02/11/2019.

"Perkara ini sudah memiliki kekuatan hukum dan gedung tersebut milik PKB Jatim," kata Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Anik Maslachah.

Bukan milik PKB

Terpisah, mantan Ketua PKB Jawa Timur, Choirul Anam itu membantah aset tersebut milik PKB Jawa Timur.

"Saya mendapat hibah dari seseorang bernama Ramelan pada 1997. Sementara PKB lahir pada 1998. Bagaimana mungkin itu milik PKB?" ujarnya.

Menurut dia, dasar surat persetujuan hibah oleh Soenarto Soemoprawiro selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Kas Pembangunan Kota Surabaya itu menjelaskan bahwa tanah yang dihibahkan itu di Kelurahan Menanggal, Kecamatan Rungkut, bukan di Kecamatan Gayungan.

"Saat ini kami sedang berupaya hukum menggugat ketetapan eksekusi atas Gedung Astranawa," jelasnya. 

Baca juga: Rumah Soekarno di Kampung Lawang Seketeng Surabaya Jadi Wisata Sejarah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X