Usut Kematian Mahasiswa UMI, Polisi Periksa 7 Saksi

Kompas.com - 12/11/2019, 23:23 WIB
Ilustrasi penyerangan HANDININGIlustrasi penyerangan

MAKASSAR, KOMPAS.com - Insiden penyerangan yang menewaskan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, AFA (21) membuat polisi melakukan penyisiran di kampus tersebut yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukang, Makassar. 

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, pihaknya saat ini masih berjaga di kampus UMI.

"Sudah kita olah TKP di lokasi. Kampus juga sudah kita sisir kemudian kita lakukan sterilisasi," kata Indratmoko, Selasa (12/11/2019).

Baca juga: 2 Mahasiswa Tewas dan Ibu Hamil Luka Saat Demo di Kendari, 1 Polisi Jadi Tersangka

Indratmoko menyebut 7 rekan AFA yang juga turut berada di dekat AFA saat penyerangan dipastikan selamat.

"Ketujuh rekannya masih dimintai keterangan oleh penyidik," tuturnya. 

Sementara jenazah AFA kini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan visum. Apabila keluarga menyetujui, kata Indratmoko, jenazah AFA akan diotopsi. 

"Jenazah sekarang dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Kita mau visum dalam. Otopsi dulu, ini bagian dari penyelidikan" ucapnya.

Baca juga: Kapolres Kendari Dimutasi, Polri Klaim Bukan Akibat 2 Mahasiswa Tewas

Hingga kini, polisi masih berjaga di kampus UMI Makassar untuk menghindari aksi balasan yang dikhawatirkan terjadi usai penyerangan ini. 

Polisi juga hingga kini masih memburu pelaku penyerangan AFA dan rekan-rekannya saat sedang berada di kafe Bos tepat di samping fakultas hukum UMI. 

"Anggota kita stand by di lokasi, jaga-jaga ada insiden tidak diiinginkan," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan seorang mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar berinisial AFA (21) tewas usai diserang orang tak dikenal (OTK) di sebuah kafe samping kampus, di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukang, Makassar, Selasa (12/11/2019).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 Wita.

AFA sendiri tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum UMI. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Regional
Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Regional
Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X