KILAS DAERAH

Gubernur Nurdin Beberkan Capaian Pemerintah dalam Pembangunan Kesehatan

Kompas.com - 12/11/2019, 23:22 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, di Lapangan Upacara Rujab Gubernur Sulsel, Selasa (12/11/2019). KOMPAS.com / Hendra CiptoGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, di Lapangan Upacara Rujab Gubernur Sulsel, Selasa (12/11/2019).

KOMPAS.com - Di puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah membeberkan pencapaian pemerintah pusat dalam pembangunan keseharan nasional. 

"Penurunan angka kematian Ibu dan anak, penurunan angka stunting nasional sebesar 10 persen, meningkatnya cakupan imunisasi, serta berhasilnya pengendalian penyakit menular dengan menurunnya angka tubercolosis di Indonesia," ujar Nurdin Abdullah dalam sambutannya di Lapangan Upacara Rujab Gubernur Sulsel, Selasa (12/11/2019).

Dalam keterangan tertulisnya, Nurdin menyebutkan hasil riset tahun 2013 menunjukkan prevelensi balita stunting di Indonesia mencapai 37,8 persen. Namun, tahun ini turun menjadi 27,67 persen.


Pada kesempatan yang sama, Nurdin Abdullah mengatakan permasalahn stunting masuk dalam dua isu kesehatan utama yang harus diselesaikan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

Sementara itu, isu kedua yang harus diselesaikan adalah jaminan kesehatan nasional.

Dua permasalahan kesehatan

Lebih lanjut, Gubernur Nurdin memaparkan dua permasalahan yang menjadi fokus utama perbaikan kesehatan di Indonesia saat ini. 

Pertama tentang tingginya harga obat dan alat kesehatan, dan kedua masih rendahnya penggunaan alat kesehatan dalam negeri.

"Hal tersebut akan menjadi fokus perhatian bersama untuk dicarikan solusinya," terang Gubernur Nurdin.

Ia juga menyebutkan berbagai keberhasilan pembangunan SDM yang telah dicapai dari Kabinet Kerja jilid pertama.

Baca juga: Gubernur Sulsel Dorong Perbaikan Tata Kelola CSR untuk Atasi Kemiskinan

Salah satunya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia yang parameternya adalah usia harapan hidup.

Di acara tersebut Nurdin menjelaskan pula bahwa pemerintah terus memperjuangkan hadirnya Generasi Sehat Indonesia Unggul.

Generasi ini diharapkan dapat menjadi SDM Unggul yang mengisi 100 tahun Indonesia merdeka pada  2045.

"Ini bertepatan dengan bonus demografi yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi negara maju dan makmur," kata Nurdin.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tersangka Pabrik Narkoba di Tasikmalaya Dituntut Hukuman Mati

5 Tersangka Pabrik Narkoba di Tasikmalaya Dituntut Hukuman Mati

Regional
Warga Sleman Temukan Bayi Perempuan yang Baru Lahir 3 Hari di Pinggir Jalan

Warga Sleman Temukan Bayi Perempuan yang Baru Lahir 3 Hari di Pinggir Jalan

Regional
Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Regional
Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Regional
Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Regional
Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Regional
'Selfie' di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

"Selfie" di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

Regional
Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Regional
Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Regional
Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Regional
Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Regional
Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Regional
Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Regional
Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Regional
Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X