Tak Ada Iktikad Baik, Anak Bupati Majalengka Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 12/11/2019, 22:07 WIB
Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan

BANDUNG, KOMPAS.com -  Penembakan yang dilakukan anak bupati Majalengka, IN, terhadap kontraktor Panji Pamungkas berbuntut panjang.  

Panji sebenarnya menunggu permintaan maaf dari pelaku sehari setelah insiden pengeroyokan dan penembakan di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (10/11/2019) malam.

"Harapan nunggu di sana (Majalengka) satu hari, berharap dari IN ada konfirmasi pemintaan maaf. Tapi ternyata tidak ada iktikad baik, minimal minta maaf, tapi tidak ada," kata Panji yang ditemui di Bandung, Selasa (12/11/2019).

Baca juga: Polisi Sebut Pelaku Penembakan Kontraktor adalah Anak Bupati Majalengka

Karena tidak adanya iktikad baik itu, akhirnya Panji melaporkan anak kedua Bupati Majalengka itu ke Polres Majalengka.

"Saya sudah melaporkan ke Polres pada hari kejadian," ujarnya.

Dengan begitu, ia berharap adanya keadilan terhadap dirinya dan pelaku diganjar hukuman yang setimpal.

"Saya harap kepolisian usut tuntas ini," harapnya.

Baca juga: Pelaku Penembakan Ibu Rumah Tangga Dibayar Rp 18 Juta untuk Eksekusi

Diberitakan sebelumnya, Panji dan pegawainya mendapatkan tindakan pengeroyokan dan penembakan di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (10/11/2019) malam, saat dirinya hendak menagih uang proyek kepada IN.

Namun, Panji malah mendapatkan penganiayaan berupa luka tembak di tangannya. Sementara tiga orang pegawai sekaligus kerabatnya mengalami luka penganiayaan dengan luka di bagian muka dan kepala.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X