Pohon Randu Alas Ambruk, di Bawahnya Ditemukan Struktur Batuan Candi

Kompas.com - 12/11/2019, 22:04 WIB
Pohon randu alas sebelum tumbang di Ungaran. Di bawah pohon ini ternyata ada struktur batuan candi. Dok. ISTPohon randu alas sebelum tumbang di Ungaran. Di bawah pohon ini ternyata ada struktur batuan candi.

UNGARAN, KOMPAS.com - Ambruknya pohon randu alas di jalan penghubung antara Desa Bedono, Kecamatan Jambu, dan Desa Krajan, Kecamatan Sumowono, menjadi pembuka adanya struktur candi.

Di bawah pohon setinggi lebih kurang 10 meter dan diameter 1,5 meter tersebut ternyata ada batuan yang masuk cagar budaya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang Totit Oktoriyanto mengatakan, pohon tersebut tumbang karena angin.

Selain itu, di sekitar pohon randu alas ada proyek pelebaran jalan untuk memudahkan kendaraan besar.


Baca juga: Warga Bakar Dupa, Areal Candi Gedongsongo Terbakar

Pasca-penemuan struktur candi tersebut, lanjutnya, ada kesepakatan antara DPU, Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, serta dengan Kepala Desa Bedono, Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah, dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang.

"Kesepakatannya adalah pekerjaan pelebaran jalan memperhatikan penyesuaian teknis pada struktur batuan candi yang telah ditemukan," kata Totit, Selasa (12/11/2019).

Baca juga: Batuan Kuno yang Terpendam di Dataran Tinggi Dieng Bekas Candi

Permukiman era Jawa Kuno

Secara terpisah, Ketua TACB Kabupaten Semarang Tri Subekso menyatakan, bukti arkeologis menandakan bahwa sudah ada permukiman era Jawa Kuno pada masa itu.

Hal itu dilihat dari keberadaan bangunan candi di Bedono. 

Begitu pula dengan bukti arkeologis serupa di kawasan Gunung Ungaran, seperti di Ambarawa, Jambu, Ungaran, Bergas, Bawen, dan Tuntang. 

Hal tersebut mengindikasikan suatu peradaban lama yang ditopang oleh struktur masyarakat tingkat wanua atau desa.

Baca juga: Fakta Kolam Air Kuno di Jombang, Mirip Candi Tikus hingga Layak Dieksavasi

Tri menambahkan, terkait temuan struktur candi di Situs Yoni dan Batu Candi Bedono bila dilihat dari dugaan luasan strukturnya, candi di Bedono merupakan bangunan candi dengan luasan paling besar dibanding candi-candi lainnya di Kabupaten Semarang.

"Dugaan kuat candi ini tanpa dinding, lebih menyerupai pendopo yang ditopang oleh tiang dari kayu," katanya.

"Hal tersebut didukung oleh temuan umpak atau unsur bangunan yang berfungsi sebagai penyangga tiang yang seukuran dengan ukuran lubang pada umpak tersebut," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X