Gempa 5,1 Magnitudo Rusak Sejumlah Rumah Warga di Kairatu Seram Barat

Kompas.com - 12/11/2019, 20:20 WIB
Ilustrasi gempa ShutterstockIlustrasi gempa

AMBON, KOMPAS.com - Sejumlah rumah warga kembali mengalami kerusakan parah setelah gempa 5,1 magnitudo mengguncang wilayah Kairatu, Seram Bagian Barat, Maluku, Selasa malam (12/11/2019).

Informasi kerusakan rumah warga akibat gempa disampaikan Kepala Dusun Kelapa Dua, Desa Kairatu Abdul Rakib Narahaubun kepada Kompas.com via telepon seluler, Selasa.

“Ada beberapa rumah yang rusak, ada tiga rumah warga yang temboknya lepas saat gempa tadi,” kata Abdul Rakib. 

Dia menyebut, rumah-rumah warga yang rusak itu, sebelumnya telah mengalami keretakan saat gempa magnitudo 6,8 pada 26 September dan magnitudo 5,6 pada 10 Oktober.


“Sebelumnya itu sudah retak ya, jadi pas gempa tadi langsung dindingnya lepas, untuk jumlah seluruhnya belum tahu karena ini malam,” ujarnya.

Baca juga: Khawatir Tsunami, Warga di Seram Barat Bangun Rumah di Pegunungan

Warga mengungsi ke perbukitan

Saat ini kata dia warga yang sebelumnya telah turun ke perkampungan kini kembali lagi ke lokasi pengungsian di perbukitan dusun tersebut.

“Sudah buka tenda lagi di atas saat ini,” ujarnya.

Selain di Dusun Kelapa Dua, warga di Dusun Waitasi, Desa Kairatu dan beberapa dusun lainnya yang berada di wilayah pesisir juga keluar dari rumah-rumahnya dan memilih mengungsi ke perbukitan.

“Di sini semua sudah naik lagi ke gunung malam ini, tidak ada lagi di kampung,” kata Hayati salah satu warga Dusun Waitasi kepada Kompas.com saat dihubungi secara terpisah.

Baca juga: Pengungsi Gempa di Seram Barat Cemaskan Tenda dan Terpal yang Mulai Sobek

Pendataan kerusakan

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin yang dikonfirmasi Kompas.com memastikan jika ada keruskaan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

"Yang pasti ada yang rusak ya, tapi kita belum bisa verifikasi semuanya apalagi ini malam hari,” katanya.

Senada, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Demy Paays juga memastikan bahwa ada kerusakan pada bangunan dan rumah warga akibat gempa yang terjadi, namun pihaknya masih terus melakukan pendataan.

“Ada yang rusak tapi petugas kita masih di lapangan masih mendata,” katanya.  

Baca juga: Bocah Pengungsi Korban Gempa di Seram Barat Hilang Saat Bermain di Bendungan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X