Sebelum Dibegal, Rekan Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Curiga

Kompas.com - 12/11/2019, 18:33 WIB
MSJ alias Marmada (21),  salah satu tersangka pembegal taksi online, saat berada di Polresta Palembang, Selasa (12/11/2019). Dalam aksi begal tersebut, Marmada dan rekannya BS yang kini DPO telah melukai korban Nopa Hadinata (37) dengan 23 tusukan. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAMSJ alias Marmada (21), salah satu tersangka pembegal taksi online, saat berada di Polresta Palembang, Selasa (12/11/2019). Dalam aksi begal tersebut, Marmada dan rekannya BS yang kini DPO telah melukai korban Nopa Hadinata (37) dengan 23 tusukan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Rekan Nopa Hadinata (37), sopir taksi online yang mengalami 23 luka tusukan usai menjadi korban begal, sempat menaruh curiga ketika Nopa menerima orderan tersebut.

Bili (22) salah satu teman korban mengatakan, Nopa biasanya memberitahukan ke grup sesama sopir taksi online jika mendapatkan penumpang yang mencurigakan.

Namun, pada malam nahas tersebut, Nopa ternyata tak memberikan kabar ke grup jika mendapatkan penumpang.

Baca juga: Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

"Biasanya kalau ada orderan yang mencurigakan, Nopa langsung share. Tapi, tadi malam tidak ada, jadi kami kira tidak ada masalah," kata Bili, saat berada di Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang, usai membesuk Nopa, Selasa (12/11/2019).

Menurut Bili, mereka begitu terkejut saat melihat tayangan video di media sosial di mana Nopa telah menjadi korban pembegalan oleh penumpangnya.

Mengetahui itu adalah Nopa, mereka langsung menuju ke rumah sakit untuk memastikan kejadian itu.

"Kondisinya malam tadi kritis, karena banyak mengeluarkan darah," ujar dia.

Bili menyebut, Nopa sempat menceritakan sedikit malam pembegalan tersebut.

Dua tersangka yang masuk ke mobilnya sempat berbagi peran, di mana satu penumpang di belakang menusuk dan satu pelaku lain berdiri di samping mobil untuk memantau keadaan.

Baca juga: Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Nopa masih melakukan perlawanan meskipun telah dihujami 23 luka tusukan. Namun, karena tak tahan lagi, korban pun membuka pintu mobil dan akhirnya terjatuh.

"Dia langsung minta tolong ke warga, sehingga pelaku kabur. Begitu kata Nopa," ujar dia.

Sementara itu, Alex (33) adik sepupu korban menjelaskan, kondisi Nopa saat ini telah mulai membaik. Namun, masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Luka parah ada di leher karena tusukannya dalam. Tadi sudah mulai membaik," kata Alex.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Regional
Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Regional
Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Regional
Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Regional
Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Regional
Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Regional
Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Regional
19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

Regional
Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X