Lapak Dieksekusi, PKL Akan Mengadu ke Keraton Yogyakarta

Kompas.com - 12/11/2019, 16:27 WIB
Massa aksi saat berdiri berjajar dan saling bergandengan didepan lapak PKL di jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta yang akan dieksekusi oleh petugas PN Kota Yogyakarta. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMassa aksi saat berdiri berjajar dan saling bergandengan didepan lapak PKL di jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta yang akan dieksekusi oleh petugas PN Kota Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri (PN) Kota Yogyakarta melakukan eksekusi lapak pedagang kaki lima ( PKL) di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Selasa (12/11/2019).

Para PKL berencana mengadukan penggusuran itu ke Keraton Yogyakarta untuk meminta keadilan.

Sekitar pukul 09.44 WIB, petugas dari Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta bersama anggota kepolisian tiba di lokasi.

Seorang petugas dari PN Kota Yogyakarta kemudian membacakan surat penetapan eksekusi yang menjadi dasar pelaksanaan eksekusi pada Selasa ini.

Massa aksi yang terdiri dari sekitar 20 orang, sudah sejak pagi berada di lokasi.

Mereka tampak merapatkan barisan dengan saling bergandengan tangan, seiring petugas dari PN Kota Yogyakarta bersama polisi tiba di lokasi.

Baca juga: Lapak Akan Digusur, 5 PKL Aksi Topo Pepe Di Depan Keraton Yogyakarta

Massa berdiri berjajar di depan sebuah lapak jualan di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Proses eksekusi ini sempat diwarnai aksi saling dorong antara polisi dengan massa yang mencoba bertahan di depan lapak.

Lima pedagang kaki lima akhirnya hanya bisa pasrah lapaknya ditutup oleh petugas PN Kota Yogyakarta menggunakan seng.

"Saya hanya punya ini satu-satunya sebagai mata pencaharian," ujar Budiono, salah satu pedagang kaki lima di jalan Brigjend Katamso.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X