Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Kompas.com - 12/11/2019, 12:20 WIB
Wakil Bupati Kendal Jawa Tengah, Masrur Maskur. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINWakil Bupati Kendal Jawa Tengah, Masrur Maskur. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

 

KENDAL, KOMPAS.com- Wakil Bupati Kendal Jawa Tengah Masrur Maskur meminta masyarakat agar lapor jika mengetahui ada oknum PNS yang menjadi calo penerimaan CPNS tahun 2019.

Apabila nanti terbukti, maka PNS yang menjadi calo CPNS tersebut akan dipecat. Sebab, merusak nama baik Pemerintah Kabupaten Kendal.

“Laporkan ke saya. Jangan takut,” tegas Masrur Maskur, usai mengikuti upacara hati jesehatan nasional di Alun-alun Kendal, Selasa (12/11/2019).

Baca juga: Tunjangan Pensiun PNS Diusulkan Meningkat Jadi Rp 700 Juta

Menurut Masrur, penerimaan CPNS tahun 2019 ini, menggunakan sistem online. Tidak ada kecurangan dalam seleksi itu.

Apabila ada oknum PNS yang mengaku bisa menjadikan PNS, itu adalah bohong.

Untuk itu, Masrur berharap agar masyarakat jangan percaya dengan oknum yang mengaku bisa menjadikan CPNS.

“Pendaftaran menggunakan sistem online. Adanya kecurangan sangat sangat kecil,” tambahnya. 

Baca juga: Kisah Guru Honorer, Jaminan Kesehatan dan Mimpi Menjadi PNS...

Seperti yang telah diberitakan, Pemerintah Kabupaten Kendal Jawa Tengah, mulai hari ini, Senin (11/11/2019) kemarin, telah membuka pendaftaran calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). 

Untuk tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Kendal mendapat 285 kuota.

Kuota 285 itu terdiri  dari 185 untuk formasi tenaga pendidikan, 107 tenaga kesehatan, dan 24 formasi tenaga teknis.

Jadwal dan persyaratan mendaftar bisa dilihat di website BKPP Kendal yakni bkpp.kendalkab.go.id, serta media sosial milik BKPP Kendal. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X