Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Kompas.com - 12/11/2019, 11:42 WIB
Tim SAR Gabungan, saat melakukan pencarian terhadap nelayan Distrik Tanah Rubuh, yang dilaporkan hilang sejak Senin (11/11/2019) sekitar pukul 05.00 WIT. BUDY SETIAWANTim SAR Gabungan, saat melakukan pencarian terhadap nelayan Distrik Tanah Rubuh, yang dilaporkan hilang sejak Senin (11/11/2019) sekitar pukul 05.00 WIT.

MANOKWARI, KOMPAS.com - Seorang nelayan asal Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dilaporkan hilang setelah pergi melaut, Senin (11/11/2019) pukul 05.00 WIT.

Namun, hingga Selasa (12/11/2019), perahu longboat yang dikemudikan Melianus Mandowen (70) ini belum kembali pulang.

Baca juga: Perahu Terbalik di Perairan Pangandaran, Satu Nelayan Hilang


Adanya laporan orang hilang ini dibenarkan oleh Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Manokwari, George L Mercy Randang, Selasa siang.

"Kami mendapat laporan orang hilang sekitar pukul 09.30 WIT. Dan saat ini, tim rescue sudah diterjunkan menuju lokasi kejadian," ujar dia.

George mengatakan, tim SAR gabungan saat ini sedang melakukan pencarian menyisir ke arah utara dan timur laut, dari lokasi memancing korban di perairan Tanah Rubuh dengan perkiraan koordinat 1 °13'39.59S-134°12'42.62"E.

Baca juga: Nelayan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Hanya Temukan Perahu Korban

"Untuk unsur yang terlibat 12 orang dari Basarnas Manokwari dan 2 personel TNI-AL," sebut dia.

Sedangkan sarana yang digunakan rescue car 1 unit, truck personel 1 unit, RIB 1 Unit, dengan perkiraan cuaca hujan ringan dan kecepatan angin 3-15 knots serta gelombang 0,1 - 1 meter.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Regional
Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Regional
Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Regional
Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Regional
4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

Regional
Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Regional
Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Regional
Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Regional
Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Regional
Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Regional
Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Bangkalan, Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Bangkalan, Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh

Regional
Mari Bantu Dimas, Bocah 12 Tahun yang Lahir Prematur, Alami Gangguan Saraf Punggung dan Sang Ibu Meninggal karena Serviks

Mari Bantu Dimas, Bocah 12 Tahun yang Lahir Prematur, Alami Gangguan Saraf Punggung dan Sang Ibu Meninggal karena Serviks

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X