Usut Kasus Bullying Siswa SMP di Pekanbaru, Polisi Periksa 5 Saksi

Kompas.com - 12/11/2019, 09:11 WIB
Siswa korban bully, FA, saat dirawat di rumah sakit di Pekanbaru, Riau, Kamis (7/11/2019). Dok. FB Rani ChambasSiswa korban bully, FA, saat dirawat di rumah sakit di Pekanbaru, Riau, Kamis (7/11/2019).

 

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polresta Pekanbaru, Riau, masih menyelidiki kasus siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 38, FA, korban bullying perundungan oleh teman sekelasnya. Polisi sudah meminta keterangan lima orang saksi.

Kapolresta Pekanbaru AKBP Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, pihaknya telah memeriksa lima orang saksi. 

"Saksi dua dari guru. Kemudian tiga orang terlapor dengan inisial R (14), MP (16) dan KR (14). Ketiga terlapor teman sekelasnya korban," sebut Nandang kepada Kompas.com, Selasa (12/11/2019).

Baca juga: Siswa SMP Korban Bullying di Kelas, Terjadi Saat Guru Mengajar hingga Korban Patah Hidung

Dia mengatakan, penanganan kasus ini dilakukan secara khusus, mengingat terlapor masih anak di bawah umur.

Pemeriksaan terlapor dengan melibatkan pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Nandang menuturkan, dalam kasus ini, polisi akan mempertemukan pihak keluarga pelapor dengan terlapor, dengan didampingi guru sekolah.

"Ada langkah mediasi, karena terlapor masih di bawah dan masih pelajar. Mereka juga masih punya masa depan. Kita lihat nanti hasil dari pertemuan itu seperti apa. Namun proses hukum saat ini tetap kita lakukan sesuai prosedur," jelas Nandang.

Sementara itu, dia menyebut korban saat ini masih dalam proses penyembuhan.

"Dua hari yang lalu saya jenguk ke rumah sakit, korban sudah mulai beransur membaik. Kita doakan korban cepat sembuh," kata Nandang.

Baca juga: Viral, Siswa SMP Masuk Rumah Sakit Akibat Bullying

Kronologi Kejadian

Kapolresta Pekanbaru AKBP Nandang Mu'min Wijaya mengungkapkan, kasus bullying atau perundungan yang dialami FA, berawal dari bercanda.

Kasus itu terjadi saat jam pelajaran berlangsung, Selasa (5/11/2019) pukul 11.00 WIB.

 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X