Peringati Hari Pahlawan, Petugas Satlantas Polres Lamongan Berkostum Ala Pejuang

Kompas.com - 11/11/2019, 21:51 WIB
Salah seorang petugas kepolisian berdandan ala pejuang zaman dulu, saat melayani masyarakat di kantor Satlantas Polres Lamongan, Senin (11/11/2019). Dok. Polres LamonganSalah seorang petugas kepolisian berdandan ala pejuang zaman dulu, saat melayani masyarakat di kantor Satlantas Polres Lamongan, Senin (11/11/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Pemandangan berbeda terlihat di kantor Satlantas Polres Lamongan, Senin (11/11/2019). Sebab, para petugas menggunakan seragam berbeda dari yang biasa dikenakan sehari-hari, terlihat seperti pakaian yang dikenakan oleh para pejuang pada zaman dulu.

Mereka rupanya sengaja mengenakan pakaian ala pejuang zaman dulu saat melayani pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), dalam rangka menghormati sekaligus memperingati Hari Pahlawan yang biasa diperingati setiap 10 November.

"Spesial untuk Hari Pahlawan saja, hari ini saja," ujar Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung, Senin (11/11/2019).

"Intinya dalam rangka memperingati dan menghargai jasa para pahlawan, kita menggunakan kostum-kostum yang menunjukkan pahlawan pada zaman itu kepada masyarakat," lanjut dia.


Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Pemkot Salatiga Adakan Kompetisi PUBG

Di samping penghormatan akan jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ada capaian lain yang diharapkan bisa diraih dari peringatan Hari Pahlawan kali ini, khususnya bagi anggota kepolisian yang ada di lingkup Polres Lamongan.

"Kan tema peringatan kali ini, aku pahlawan masa kini. Kami ingin menggelorakan agar anggota memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dengan menunjukkan figur-figur pahlawan zaman dulu itu bisa ditularkan ke anggota untuk melakukan yang terbaik untuk bangsa ini," jelasnya.

Tidak sekadar memakai baju ala pejuang zaman dulu, namun petugas yang berjaga melayani pembuatan SIM hari ini juga diajak memberikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan nasionalisme. 

Yakni dengan cara menceritakan pengorbanan yang sudah diberikan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

"Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan pengetahuan, tentang bagaimana pengorbanan yang sudah dilakukan para pahlawan terhadap negeri ini," kata dia.

Baca juga: Tepat di Hari Pahlawan, Surabaya Sahkan APBD 2020 Sebesar Rp 10,3 Triliun

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

Regional
Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Regional
Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Regional
Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Regional
Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Regional
Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Regional
Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Regional
Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Regional
Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Regional
Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Regional
BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

Regional
3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

Regional
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Regional
Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Regional
Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X