Kompas.com - 11/11/2019, 19:25 WIB
Ilustrasi seleksi CPNS KOMPAS/HENDRA A SETYAWANIlustrasi seleksi CPNS

KARAWANG, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang membuka 515 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019.

Seleksi tahun ini dilaksanakan lebih ketat, pelamar pun diimbau lebih teliti.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Asep Aang Rahmatullah mengatakan, ada tiga formasi yang dibutuhkan di Karawang. 

Ketiga formasi tersebut ialah guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Baca juga: Bupati Karawang Tolak Rencana Penghapusan Amdal

Formasi untuk guru menjadi yang terbanyak sebesar 67 persen atau 354 orang.

Disusul tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidan) sebesar 20 persen atau 96 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Adapun tenaga teknis, seperti penyuluh pertanian dan pranata komputer, mendapat kuota 13 persen atau 65 orang," kata Aang di kantornya, Senin (11/11/2019)

Aang mengatakan, masa pendaftaran sekaligus seleksi administrasi CPNS 2019 akan berlangsung selama 14 hari. 

Pendaftaran dimulai 11 hingga 24 November 2019.

Setelah pendaftaran rampung, pengumuman hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 16 Desember 2019.

"Yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD)," ujar Aang.

Baca juga: Mempertahankan Cita Rasa Bolu Kijing dari Karawang

Lebih teliti

Warga yang berminat menjadi PNS di Karawang diimbau mempersiapkan diri dengan baik.

Sebab, seleksi CPNS 2019 bakal berlangsung lebih ketat.

"Persiapkan dokumen dengan teliti. Tak boleh ada kesalahan saat upload dokumen," kata Asep.

Pelamar wajib mengunggah sejumlah dokumen ke website sscn.bkn.go.id.

Dokumen yang diunggah di antaranya dokumen kependudukan dan ijazah.

Selain itu, ukuran file juga harus tepat. Artinya, tidak terlalu besar atau terlalu kecil.

Baca juga: Kisah Gedung Sekolah Peninggalan Belanda di Karawang yang Berusia 107 Tahun, Digotong Warga Saat Pindah Lokasi

Dokumen lain yang wajib diunggah

Pelamar tenaga kesehatan, misalnya, wajib menyertakan surat tanda registrasi (STR) yang masih berlaku.

"Jika STR kedaluwarsa dipastikan otomatis gugur," kata Aang.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menpan RB No.13/2019 tentang kriteria penetapan kebutuhan pegawai negeri sipil dan pelaksanaan seleksi calon PNS tahun 2019.

"Aturan baru ini memperbaiki kelemahan-kelemahan dari seleksi CPNS sebelumnya," kata Aang.

Panitia seleksi daerah terdiri dari sejumlah OPD.

Hanya peran panitia daerah sebatas menyeleksi administrasi para pendaftar.

"Pantitia seleksi daerah berperan melakukan verifikasi, validasi, dan supervisi," ungkapnya.

Baca juga: Tangisan Keluarga Warnai Pemulangan Jenazah Pekerja Migran Asal Karawang



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.