Sidang Kasus Korupsi NTT Fair, Sekda Terima Rp 100 Juta untuk Mobil Alphard Gubernur NTT

Kompas.com - 11/11/2019, 17:47 WIB
Sekretaris Daerah NTT Ben  Polo Maing, saat memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (11/11/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERESekretaris Daerah NTT Ben Polo Maing, saat memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (11/11/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Sidang kasus korupsi pembangunan gedung NTT Fair berlangsung di pengadilan Tipikor Kupang, Senin (11/11/2019) siang.

Sidang tersebut menghadirkan mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Sekda NTT Ben Polo Maing dan Ler Jae Sik Alias Mr Lee (suami terdakwa Linda Liudianto).

Sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Dju Johnson Mira Mangngi juga menghadirkan terdakwa Yulia Afra yang merupakan mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi NTT.

Saat memberikan keterangan dalam persidangan yang dihadiri oleh puluhan warga, Ben Polo Maing mengaku menerima uang Rp 100 juta dari Yulia Afra melalui stafnya bernama Boby Lanoe.

Baca juga: Mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya Dihadirkan di Sidang Kasus Korupsi NTT Fair

Uang itu, lanjut Ben, digunakan untuk membeli mobil dinas jenis Toyota Alphard buat Frans Lebu Raya, di akhir masa jabatannya sebagai gubernur.

"Pembelian mobil dinas itu gunakan sistem sewa beli, dengan anggaran sebanyak Rp 182 juta. Saya minta Rp 100 juta di ibu kepala dinas dan saya tambah Rp 82 juta," ungkap Ben.

Ben mengaku, pembelian mobil itu tidak diketahui oleh Frans Lebu Raya.

Ben hanya memberitahukannya kepada saudari kandung Frans Lebu Raya.

Namun, hingga kini mobil tersebut tidak jadi dibeli setelah ia mengetahui dari pemberitaan media bahwa uang pemberian Yulia Afra berasal dari fee proyek NTT Fair yang tengah bermasalah.

"Uang Rp 100 itu telah saya kembalikan kepada jaksa," urainya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Regional
Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Regional
Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Regional
Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Regional
Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X