Kompas.com - 11/11/2019, 17:16 WIB
7 pelaku begal yang berhasil diamankan, di antaranya Dedi Saputra (26), Ariesko Levy Saputra (21), M Leo (20), Lutfi Yudistira (19), Andi M (19), Musryari (19) dan M Juliadi (22). KOMPAS.COM/HADI MAULANA7 pelaku begal yang berhasil diamankan, di antaranya Dedi Saputra (26), Ariesko Levy Saputra (21), M Leo (20), Lutfi Yudistira (19), Andi M (19), Musryari (19) dan M Juliadi (22).

BATAM, KOMPAS.com - Unit Reserse Kriminal Polsek Batam Kota berhasil menangkap 7 orang yang merupakan satu komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal.

Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo mengatakan, ketujuh pelaku sebelumnya melakukan aksi begal di kawasan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa komplotan ini selalu lebih dulu menenggak minuman keras (miras) sebelum melakukan aksinya.

"Jadi mereka ini rata-rata geng motor dan saat mereka berkumpul, mereka adakan pesta miras. Setelah itu baru mereka sepakat lakukan begal di sekitar wilayah Batam Kota dan rata-rata kejadian di atas Pukul 00.00 WIB," kata Prasetyo di Polresta Barelang, Senin (11/11/2019).

Baca juga: Viral Video Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok

Ketujuh pelaku tersebut, yakni Dedi Saputra (26), Ariesko Levy Saputra (21), M Leo (20), Lutfi Yudistira (19), Andi M (19), Musryari (19) dan M Juliadi (22).

Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan sebanyak 3 kali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masing-masing di kawasan Harmonie One, Politeknik Batam dan Botania 2.

"Otak pelakunya adalah Dedi, Dia lah yang merencanakan semuanya," kata Prasetyo.

Bahkan, saat penangkapan, Dedi terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha melawan.

Selain ketujuh pelaku, Unit Reskrim Polsek Batam Kota juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Masing-masing berupa 3 senjata tajam, 4 unit sepeda motor dan 1 unit ponsel.

Para pelaku ini dijerat Pasal 365 ayat (2) KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berkendara di malam hari," kata Prasetyo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.