Bantu Iuran 1,5 Juta Peserta BPJS Kesehatan, Pemprov Bali Siapkan Anggaran Rp 771 M

Kompas.com - 11/11/2019, 15:43 WIB
Ilustrasi BPJS Kompas.com/Retia Kartika DewiIlustrasi BPJS

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya mengatakan, Pemprov Bali akan membiayai 1,5 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan Kelas III.

Dengan dinaikkannya iuran BPJS Kesehatan pada 2020, maka Pemprov Bali dan pemerintah kabupaten/kota setidaknya harus menyiapkan Rp 771 miliar untuk membayar PBI daerah.

"Sebelumnya Rp 495 miliar sekarang jadi Rp 771 miliar. Besar banget itu," kata Suarjaya saat dihubungi, Senin (11/11/2019) siang.

Baca juga: Viral Video Dirinya Kritik BPJS, Siapa Sebenarnya Ribka Tjiptaning?


Sebelumnya subsidi hanya sebesar Rp 23.000 per orang. Namun, pada 2020 mendatang akan naik menjadi Rp 42.000 per orang.

Biaya tersebut dibayar dengan pembagian antara Pemprov Bali dan pemkab/pemkot se-Bali.

Untuk tiga Kabupaten yakni Badung, Gianyar, dan Denpasar, pembagiannya 10 persen provinsi dan 90 persen kabupaten.

Sementara enam lainnya yakni Bangli, Buleleng, Karangasem, Klungkung, Jembrana, dan Tabanan pembagiannya 51 persen provinsi dan 49 persen kabupaten.

Sebelumnya, Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan keberatan dengan dinaikkannya iuran BPJS Kesehatan.

Kenaikan tersebut dianggap membebani Pemerintah Daerah untuk membayar program Jaminan Kesehatan Nasional bagi kelompok peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah.

"Kita akan menyampaikan kepada pemerintah pusat keberatan BPJS dinaikan dan terlalu berat beban buat di daerah," kata Koster, Senin (11/11/2019).

Sebagaimana diketahui, Pada 24 Oktober 2019, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X