Afridza, Pebalap Kelas Dunia, Diusulkan Jadi Nama Gedung Olahraga di Tasikmalaya

Kompas.com - 11/11/2019, 14:11 WIB
Afridza Munandar berhasil merebut podium pertama di race 1 Asia Talent Cup (ATC) Seri 2 di Sirkuit Buriram , Thailand. Foto: AHM Foto AHMAfridza Munandar berhasil merebut podium pertama di race 1 Asia Talent Cup (ATC) Seri 2 di Sirkuit Buriram , Thailand. Foto: AHM

KOMPAS.com - Ketua Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Tasikmalaya Dr Undang Sudrajat mengusulkan nama almarhum pebalap kelas dunia, Afridza Syach Munandar, diabadikan di gedung olahraga yang ada di Kota Tasikmalaya.

Usulan itu diajukan karena Afridza adalah sosok pemuda asal Kota Tasikmalaya yang telah mengukir prestasi secara nasional.

"Ini bagian dari penghargaan warga Kota Tasikmalaya dan juga Pemkot Tasikmalaya, atas kegigihan, perjuangan dan penghargaan kepada almarhum," kata Undang dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (11/11/2019).

Afridza, pebalap asal Tasikmalaya, meninggal setelah mengalami kecelakaan di race 1 Asia Talent Cup, di Malaysia, Sabtu (2/11/2019).

Baca juga: Sosok Afridza, Pebalap Kelas Dunia Asal Kota Santri yang Tutup Usia di Sirkuit Moto GP Sepang

Alharhum telah meraih ragam piala di tingakat nasioal.

Selama berkiprah di ajang balap Asia Talent Cup 2019, Afridza termasuk pebalap yang kompetitif.

Afridza dua kali menang di Sirkuit Buriram dan Sepang, dua kali finis kedua di Buriram dan Twin Ring Motegi, serta dua kali naik podium ketiga di Buriram.

Hasil itu membuat Afridza bertengger di peringkat ketiga klasemen pebalap dengan koleksi 142 poin.

Menurut Undang, kini sosok almarhum diharapkan menjadi inspirasi anak muda Kota Tasikmalaya.

"Saya melihat respons warga Tasikmalaya luar biasa terhadap almarhum. Banyak orang buka mata melihat prestasi dia," kata pria yang juga pengajar di STIA ini.

Undang melihat, saat jenazah Afridza datang, ribuan anak muda menyaksikan langsung. Mereka seperti merasa bagian dari almarhum.

Lalu sorotan di media sosial, dari warga tasikmalaya begitu besar dan merasa kehilangan.

Tak banyak kepergian sosok pemuda yang dapat perhatian luar biasa seperti ke almarhum.

Itu menunjukkan bahwa warga merindukan tokoh panutan. Almarhum yang selama ini berjuang memgukir prestasi menjadi obat kerinduan tadi.

Baca juga: Keluarga Afridza Terharu Pebalap MotoGP Dunia Ikut Berbelasungkawa

Hanya saja, pebalap ini telah pulang mendahului pemuda lainnya.

Oleh karena itu, Undang mengusulkan kepada Pemkot Tasikmalaya agar mengabadikan nama Afridza di salah satu gedung olahraga yang ada di kota ini.

"Saya kira ini suatu yang wajar dan tak mengada-ada, karena sekarang alharhum jadi insparasi. Kita berharap lahir Afridza lainnya dari kota ini," katanya.

"Sebagai bagian dari warga Kota Tasikmaya, saya mengusulkan agar nama dia diabadikan. Sebagaimana Ma Eroh, Abdul Rojak lalu Susi Susanti.

Baca juga: Polres Tasikmalaya Kota Siapkan Pengawalan Jenazah Pebalap Afridza Munandar

Sebelumnya, Kota Tasikmalaya juga memiliki gedung Susi Susanti yang sukses di bulutangkis. Prestasi Susi juga luar biasa karena persembahkan emas di olimpiade.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Regional
Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Regional
Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Regional
Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Regional
Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Regional
115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

Regional
Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Regional
Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Regional
Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Regional
Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Regional
Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X