Ribuan Burung Habitat Sumatra Diselundupkan ke Bogor

Kompas.com - 10/11/2019, 21:01 WIB
Salah satu burung Jalak Kebo yang diselundupkan dari Sumatra ke Bogor. Ribuan burung diselundupkan menggunakan dus yang tidak layak. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYASalah satu burung Jalak Kebo yang diselundupkan dari Sumatra ke Bogor. Ribuan burung diselundupkan menggunakan dus yang tidak layak.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Penyelundupan ribuan burung digagalkan di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (9/11/2019). Ribuan burung kicau ini dikemas dengan kardus dan keranjang tak laik.

Kepala Balai Karantina Pertanian Bandar Lampung Muh Jumadh mengatakan burung-burung kicau yang diselundupkan itu berjumlah 3029 ekor yang merupakan hewan habitat asli Sumatra.

Ribuan burung ini diselundupkan dengan cara dikemas menggunakan 37 dus dan 78 keranjang tanpa dokumen persyaratan karantina.

Burung yang diselundupkan dengan cara dikirimkan memakai mobil bernomor polisi B 1071 BYY. Usaha penyelundupan ini diketahui saat patroli Balai Karantina Bandar Lampung KSKP Pelabuhan Bakauheni,” kata Jumadh, Minggu (10/11/2019).

Baca juga: Penyelundupan Burung Cendrawasih Digagalkan di Bandara Kualanamu

Jumadh mengatakan, burung-burung yang diselundupkan antara lain 21 jenis yang meliputi Ciblek (1.840 ekor), Gelatik (280 ekor), Jalak Kebo (120 ekor), Perkutut (70 ekor), Kolibri (25 ekor), Pleci (320 ekor), Cucak Ijo (17 ekor), Cucak Ranting (30 ekor), Air Manjur (9 ekor), Kolibri Ulung (35 ekor).

Selain itu, Poksai Mandarin (29 ekor), Kutilang Sutra (70 ekor), Kinoi (48 ekor), Crucuk (40 ekor), Samperling (15 ekor), Tledek (9 ekor), Punai (6 ekor), Prenjak (31 ekor), Srindit (75 ekor), Gelatik Belong (12 ekor), dan Sirih-sirih (11 ekor).

Menurut Jumadh, ribuan burung ini akan diselundupkan dari Pekan Baru dengan tujuan AD di Jalan Pahlawan, Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor.

“Burung-burung ini langsung dilepasliarkan ke Taman Hutan Rakyat, Pesawaran,” katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Orang Berburu Harta Karun Makam Kuno 'Wong Kalang' di Hutan Blora

Puluhan Orang Berburu Harta Karun Makam Kuno "Wong Kalang" di Hutan Blora

Regional
Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Regional
Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Regional
2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

Regional
Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Regional
Tidak Mau Disebut Kebobolan Soal Klaster Secapa AD, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bandung

Tidak Mau Disebut Kebobolan Soal Klaster Secapa AD, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bandung

Regional
Kronologi Wanita Ngamuk dan Lempar Al Quran, Awalnya Kesal Dituduh Laporkan Tetangga Berjudi

Kronologi Wanita Ngamuk dan Lempar Al Quran, Awalnya Kesal Dituduh Laporkan Tetangga Berjudi

Regional
Industri Olahan Cokelat Nglanggeran Gunungkidul, Mulai Bangkit di Tengah Pandemi

Industri Olahan Cokelat Nglanggeran Gunungkidul, Mulai Bangkit di Tengah Pandemi

Regional
Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Regional
Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Regional
Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Regional
Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Regional
Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Regional
Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Regional
Ridwan Kamil: Klaster Secapa AD adalah Anomali, Akan Ditangani Langsung Mabes TNI

Ridwan Kamil: Klaster Secapa AD adalah Anomali, Akan Ditangani Langsung Mabes TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X