Polisi yang Ditembak Rekannya Sendiri Dirujuk ke Makassar, Begini Kondisinya

Kompas.com - 10/11/2019, 10:09 WIB
Ilustrasi penembakan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penembakan.

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Aipda NS, anggota Polsek Sirenja, Donggala, Sulawesi Tengah, yang ditembak rekannya sendiri, Aiptu P, kini dirawat intensif di ruang ICU, Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol Raden Hardjuno saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara mengatakan, Aipda NS dirujuk ke Makassar lantaran Rumah Sakit Bhayangkara Palu mengalami keterbatasan alat dan tidak memiliki dokter spesialis. 

Dari informasi yang dihimpun, Aipda NS tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar sekitar pukul 14.00 Wita, Sabtu (9/11/2019). Hardjuno mengatakan, Aipda NS mengalami patah tulang rahang. 

"Jadi saat ini masih dirawat di ICU, namun kesadarannya masih baik. Karena patah pada rahangnya, pernapasannya yang kami perhatikan sehingga ditempatkan di ICU," kata Hardjuno, Sabtu (9/11/2019) malam. 

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Polisi Tembak Polisi di Donggala | Sosok AKBP Era Ardhinata, Pengungkap Penyelundupan Senjata ke Papua

Hardjuno mengatakan, Aipda NS ditangani oleh dokter spesialis bedah mukut dan dokter anastesi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait penanganan selanjutnya yang bakal diberikan, Hardjuno mengatakan masih menunggu pemeriksaan dokter. 

"Kini korban ditangani dokter bedah mulut dan anastesi RS ini. Insya Allah segera membaik dan mudah-mudahan segera sembuh," tutur Hardjuno. 

"Yang terpenting sekarang situasinya harus terkendali dulu dan akan kami operasi kalau memang dilakukan," tambahnya. 

Sebelumnya diberitakan, polisi menembak rekannya sendiri di Donggala, Sulawesi Tengah.

Peristiwa penembakan Aipda NS terjadi lantaran diduga ada permasalahan dengan Aiptu P, Kanit Sabhara yang bertugas di Polsek Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Aiptu P menembak rekannya sendiri, Aipda NS  pada Jumat (8/11/2019) lalu.

Baca juga: 4 Fakta Polisi Tembak Polisi di Polsek Sirenja Donggala, Diduga Terlibat Cekcok hingga Keduanya Alami Luka Dikepala

Berdasar keterangan yang dihimpun, Aiptu P menembak Aipda NS dengan menggunakan senjata laras panjang jenis V2 Sabhara, saat pelaku tengah membersihkan senjata.

Tembakan Aiptu P mengenai rahang Aipda NS. Setelah itu, Aiptu P menembak kepalanya sendiri dengan menggunakan senjata api yang sama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X