Kasus Penipuan Modus Menggandakan Uang Rp 750 Juta, Dilakukan di Hotel hingga 5 Orang Diamankan

Kompas.com - 09/11/2019, 13:45 WIB

KOMPAS.com - Setelah menerima laporan dari seorang pengusaha Jakarta asal Blitar berinisial H, Kamis (8/11/2019), aparat kepolisian Polres Blitar berhasil menangkap lima orang diduga pelaku penipuan dengan modus menggandakan uang.

Kelima orang pelaku tersebut diamankan petugas di suatu tempat di Yogyakarta. Kamis.

Penangkapan kelima orang pelaku tersebut hanya berselang beberapa jam setelah korban membuat laporan.

Selain mengamankan lima orang pelaku, aparat Polres Blitar juga mengamankan ratusan uang diduga hasil penipuan.

Baca fakta selengkapnya:

 

Dikenalkan teman

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Heri Sugiono mengatakan, kejadian bermula saat korban mengenal sosok dengan panggilan Abah asal Kalimantan dari seorang temannya.

Temannya tersebut mengatakan bahwa Abah bisa menggandakan uang. Karena usahanya yang sedang lesu, korban pun termakan omongan rekannya itu.

Saat itu, korban diminta oleh pelaku untuk mengumpulkan uang hingga Rp 750 juta sebagai modal penggandaan.

"Uangnya hasil pinjam sana sini," katanya.

Baca juga: Modus Ganda Uang, Pengusaha Ini Tertipu Rp 750 Juta

 

Lakukan aksi di hotel

Setelah berhasil meyakinkan korbannya, sambung Sugiono, para pelaku ini pun mengeksekusi uang korban dengan modus ritual penggandaan di Blitar.

Lokasi ritualnya sendiri berlangsung secara pindah-pindah dari hotel satu ke hotel lainnya.

Saat melakukan aksinya, komplotan itu menyewa dua kamar sekaligus disalah satu hotel yakni kamar 310 dan 308.

Tiba di kamar 310, korban diminta datang membawa uang untuk memulai ritual. Setelah itu, korban diajak pergi mengambil batu untuk kebutuhan ritual lanjutan yang akan berlangsung di kamar 308.

Selesai ritual, korban kemudian disuruh kembali ritual ke kamar 310 untuk memeriksa uang yang hendak digandakan itu.

Saat itulah korban menemukan uangnya ratusan juta sudah berganti menjadi tumpukan potongan kertas hvs seukuran uang lembaran.

Mengetahui hal itu, korban sempat pergi ke kamar 308 untuk menemui para pelaku. Namun, usahanya itu gagal karena para pelaku sudah tidak ada di tempat.

"Rupanya saat pindah kamar itu ada yang mengganti uang," ujar Sugiono.

Baca juga: Kasus Penipuan Mobil Murah Akumobil, Dirut Ditetapkan Tersangka hingga 350 Orang Jadi Korban

 

Polisi amankan lima orang diduga pelaku

Sugiono mengatakan, setelah menerima laporan korban, pihaknya mberhasil mengamankan lima orang diduga pelaku penipuan dengan modus menggandakan uang.

Kelima orang tersebut diamankan dari suatu tempat di Yogyakarta.

"Diamankan di Sleman," ujar Sugiono saat dikonfirmasi, Jumat (8/11/2019).

Sugiono mengatakan, saat ini kelima orang yang diamankan tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui keterlibatan masing-masing.

"Jadi masih diperiksa," kata Sugiono.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan uang tunai yang diduga hasil penipuan.

Baca juga: Penipuan Modus Menggandakan Uang Rp 750 Juta, 5 Orang Ditangkap

 

Sumber: KOMPAS.com (Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim, Editor: Abba Gabrillin dan Robertus Belarminus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

Regional
Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.