Hari Kelima, 3 Warga China yang Hilang di Pulau Sangiang Banten Belum Ditemukan

Kompas.com - 07/11/2019, 23:48 WIB
Basarnas Banten melakukan pencarian tiga warga China yang hilang di Perairan Pulau Sangiang Banten, Senin (3/11/2019). Dok. Basarnas BantenBasarnas Banten melakukan pencarian tiga warga China yang hilang di Perairan Pulau Sangiang Banten, Senin (3/11/2019).

SERANG, KOMPAS.com - Upaya pencarian terhadap tiga warga negara (WN) China masih terus dilakukan, Kamis (7/11/2019).

Ketiganya hilang pada Minggu (2/11/2019) saat menyelam di Selat Sunda dekat Pulau Sangiang, Banten.

Kasubsiops Badan Sar Nasional (Basarnas) Banten Heru Amir mengatakan, pencarian dilakukan ke dasar laut hingga pantauan via udara. 

"Di udara dengan helikopter dari polair, Basarnas dan juga heli dari pihak korban, pencarian masih nihil," kata Heru saat dihubungi Kompas.com, Kamis (7/11/2019).

Baca juga: Menyelam di Pulau Sangiang Banten, Tiga Warga China Hilang Terseret Arus

Heru mengatakan, area pencarian diperluas. Tidak hanya di sekitar perairan Pulau Sangiang tempat ketiganya menyelam saja, tapi hingga ke Samudera Hindia dan Lampung. 

Pencarian juga dilakukan di perairan Ujung Kulon yang memiliki palung dasar laut. Sejumlah penyelam dari tim gabungan diturunkan. Namun, hingga sore ini belum membuahkan hasil.

Pencarian dilakukan sejak matahari terbit hingga terbenam. Pencarian tidak dilakukan pada malam hari dengan berbagai pertimbangan, di antaranya karena medan gelap, serta kondisi cuaca yang ekstrem pada malam hari.

Namun, petugas bekerjasama dengan nelayan setempat yang melaut pada malam hari untuk memberikan informasi jika menemukan tanda - tanda dari ketiga orang yang bernama Tan Xuz Tao, Wan Bzng Yang, dan Tian Yu ini.

Selain pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan, keluarga korban juga menggelar sayembara untuk menemukan korban.

Total imbalan yang diberikan sebesar Rp 1,5 miliar dari dua keluarga korban, Tian Yu dan Wan Bzang Yang. 

Namun menurut Heru, proses pencarian yang dilakukan melalui sayembara ini tetap harus berkoordinasi dengan tim gabungan untuk menghindari terjadinya hal - hal yang tidak diinginkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X