KILAS DAERAH

Perkuat Pondasi Anak, Pemprov Sulsel Inisiasi Program Literasi Quran

Kompas.com - 07/11/2019, 20:12 WIB
Dok. Humas Pemprov Sulawesi Selatan

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ( Pemprov Sulsel) menyadari bahwa agama merupakan suatu hal yang sangat fundamental di kehidupan manusia, termasuk anak-anak.

Untuk itu, Pemprov Sulsel menginisiasi berbagai program guna memperkuat pendidikan agama anak-anak. Salah satunya adalah melaksanakan gerakan 15 Menit Mengaji untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menurut Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, melalui gerakan itu para siswa akan diberikan materi belajar tajwid dan pengetahuan dasar agama. Materi-materi itu dituangkan dalam modul dasar, tahsin, hafalan surah, dan hadis pilihan.

"Perlahan kami juga mengajarkan As-Siyasah Syar'iyah, tujuannya adalah bagaimana menciptakan generasi yang berkarakter akhlak yang betul-betul mencerminkan agama islam,” ujar Andi.

Baca juga: Masuk Musim Penghujan, Seluruh Kepala Daerah di Sulsel Diminta Waspada Banjir dan Longsor

Dia berharap, dengan dilakukannya gerakan tersebut dapat melahirkan generasi berkarakter dengan akhlak baik, bebas paham radikalisme. Gerakan ini pun diharapkan bisa mnegurangi dampak kenakalan remaja.

“Insya Allah kelak menjadi pemimpin idealis, bermoral, profesional, anti korupsi, dan amanah," imbuhnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (7/11/2019).

Tak hanya itu, Pemprov Sulsel juga melaksanakan program Literasi Quran yang dilaksanakan selama 30 menit setiap hari Jumat.

“Lahirnya program ini merupakan imun untuk kekebalan agama, fundamental anak. Sebagaimana kami harus memberikan pemahaman agama yang ditafsirkan dengan rujukan, bukan tanpa rujukan," ungkap Andi.

Baca juga: Wagub Sulsel Ajak Keluarga Aktif Bentuk Karakter Anak

Hal tersebut dia sampaikan saat membuka acara Gerakan 15 Menit Mengaji Satuan Pendidikan SMA/SMK Negeri dan Swasta di Phinisi Ballroom, Hotel Claro, Makassar Sulsel, Kamis (7/11/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan itu dihadiri 813 guru agama dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Selain literasi, Pemprov Sulsel pun turut mendorong munculnya tahfidz-tahfidz Al-Quran lewat program satu desa satu hafidz pada bulan Ramadan lalu.

Salah satu program prioritas pemerintah di bidang pendidikan itu diikuti oleh puluhan orang hafidz Alquran dari berbagai daerah di Sulsel.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

Regional
Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Regional
Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X