Videonya Viral karena Ucapan Tak Senonoh, Begini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Luwu Timur

Kompas.com - 07/11/2019, 17:01 WIB
Video Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur viral di media sosial saat menerima aspirasi mahasiswa di Kantor DPRD, Selasa (5/11/2019) lalu saat melontarkan bahasa yang dinilai tidak senonoh, Kamis (07/11/2019) KOMPAS.com/MUH. AMRAN AMIRVideo Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur viral di media sosial saat menerima aspirasi mahasiswa di Kantor DPRD, Selasa (5/11/2019) lalu saat melontarkan bahasa yang dinilai tidak senonoh, Kamis (07/11/2019)

Bahkan, pada menit ke 1,25 detik, Muh Siddiq BM mengucapkan kata yang tidak senonoh, yang jika diterjemahkan memaksudkan bagian alat kelamin laki-laki.

Ungkapan tersebut menuai komentar dari netizen yang dinilai tidak beretika dan tidak pantas dilontarkan wakil rakyat.

Terkait ucapan itu, Kepala Bidang Advokasi Himpunan Mahasiswa Luwu Timur Ryan Adam, menyayangkan hal tersebut.

"Jelas sangat disayangkan sekali. Kalau ada masalah, kita sama-sama luruskan, tidak dengan memaki, terlebih sampai mengeluarkan kalimat yang tidak etis sebagai seorang wakil rakyat," kata Ryan saat dikonfirmasi, Kamis.

Baca juga: Monumen Merpati Perdamaian yang Diresmikan Jokowi Hampir Ambruk

Adapun, aksi yang dilakukan di DPRD Luwu Timur tersebut terkait pungutan terhadap orangtua siswa.

"Mengenai penghapusan pungutan, saya memang lantang bersuara, karena soal pungutan wajib dihapus. Sebab ada patokan nominal dan waktu didalamnya yang secara otamatis memberatkan para orang tua siswa, maka dari itu sebaiknya diganti dengan sumbangan," tutur Ryan.

Selain itu, terkait gaji para guru honorer, ada beberapa solusi yang ditawarkan untuk kemudian dipertimbangkan oleh DPRD, yakni dengan menggunakan dana bantuan operasional sekolah dan upaya pengadaan kantin atau koperasi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X