Kunjungi SDN Gentong Pasuruan yang Atapnya Ambruk, Menteri Nadiem Gelar Rapat Tertutup

Kompas.com - 07/11/2019, 14:54 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (kanan) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (kiri) menyimak arahan Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas penyampaian program dan kegiatan bidang pembangunan manusia dan kebudayaan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (kanan) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (kiri) menyimak arahan Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas penyampaian program dan kegiatan bidang pembangunan manusia dan kebudayaan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Mendikbud Nadiem Makarim mendatangi SDN Gentong di Jalan KH Sepuh No. 49 Kelurahan Gentong Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Kamis (7/11/2019) siang.

Kedatangan Menteri Nadiem terkait abruknya atap empat kelas di SDN Gentong Pasuruan pada Selasa (5/11/2019) lalu.

Dengan menggunakan kemeja hitam, Menteri Nadiem disambut oleh Sekkota Pasuruan Bahrul Ulum dan jajaran pejabat Pemkot Pasuruan.

Ia tiba sekitar pukul 13.20 WIB.

Baca juga: Gedung Sekolah Ambruk di Pasuruan, Polisi Periksa Pemborong, Tukang, hingga Pejabat Dinas Pendidikan

Dilansir dari Tribunnews.com, Nadiem langsung menuju ke ruang kelas 5A lalu ke 5B dan ke 2A.

Nadiem tidak masuk ke ruang kelas 2B karena kerusakannya cukup parah. Ruang kelas 2B adalah ruangan yang atapnya pertama kali ambruk.

Setelah berkeliling kelas, Nadiem langsung menggelar rapat tertutup di salah satu ruang kelas SDN Gentong Pasuruan dengan Sekkota serta Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Gentong,

Baca juga: Atap SDN Gentong Pasuruan Ambruk, Sepatu dan Tas Tertinggal di Kelas

Polisi periksa kontraktor dan pengurus sekolah

Kondisi gedung di SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan setelah ambrukDok. Polres Pasuruan Kota Kondisi gedung di SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan setelah ambruk
Polres Pasuruan Kota memanggil empat orang terkait insiden empat atap kelas di SDN Gentong Pasuruan ambruk yang menewaskan dua orang, satu siswa dan satu guru, Kamis (7/11/2019) siang.

Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kronologi ambruknya atap di SDN Gentong.

"Sudah ada empat orang yang kami panggil dan kami periksa," kata Kasubaghumas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto, Kamis (7/11/2019) siang.

Endy menerangkan, empat orang yang dipanggil ini ada dari pihak kontraktor pelaksana proyek, pihak sekolah, dan rumah sakit.

Baca juga: Berduka Cita, Menteri Nadiem hingga UNICEF Kirim Karangan Bunga ke SDN Gentong Pasuruan

"Kami mintai keterangan semuanya, kontraktor terkait pembangunan dan sejenisnya, sekolah terkait kronologis kejadian dan sejenisnya dan rumah sakit terkait penyebab meninggalnya dua korban," jelasnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X